Panas Sumbawa Picu Ancaman ISPA dan Dehidrasi
- 05 Mei 2026 10:57 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa - Peralihan musim menuju kemarau di wilayah Kabupaten Sumbawa mulai dirasakan dengan suhu udara yang cukup tinggi, mencapai sekitar 33 derajat celsius. Kondisi ini mendorong masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan dehidrasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, H. Sarip Hidayat, S.KM., M.PH, Selasa 5 Mei 2026, menjelaskan bahwa perubahan musim dari penghujan ke kemarau kerap diikuti dengan peningkatan kasus penyakit tertentu.
Menurutnya, jika pada musim hujan masyarakat cenderung dihadapkan pada risiko penyakit seperti demam berdarah dan malaria, maka pada musim kemarau ancaman bergeser pada penyakit ISPA, termasuk batuk, pilek, dan flu, serta kondisi dehidrasi akibat kurangnya asupan cairan.
“Perubahan musim seperti saat ini biasanya diikuti dengan meningkatnya kasus ISPA dan dehidrasi. Oleh karena itu, masyarakat perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat, di antaranya dengan mengatur pola makan bergizi, rutin berolahraga, serta menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi, terutama saat aktivitas di luar ruangan.
Disamping itu, paparan debu yang meningkat saat musim kemarau juga menjadi salah satu faktor pemicu gangguan pernapasan. Karena itu, warga disarankan menggunakan pelindung seperti masker saat beraktivitas di lingkungan berdebu.
Sarip menambahkan, hingga saat ini kondisi cuaca panas yang melanda Sumbawa masih dalam kategori wajar. Namun, tetap perlu diwaspadai dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan terus mengimbau masyarakat, agar menjaga kesehatan secara mandiri. Sehingga dapat meminimalkan risiko penyakit di tengah perubahan musim yang terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....