Operasi Katarak Gratis di RSUD Bima, Puluhan Warga Kembali Melihat Jelas

  • 02 Mei 2026 07:36 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Tim lintas instansi menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak di RSUD Bima sebagai upaya menekan angka kebutaan akibat katarak di wilayah Kabupaten Bima.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Sentra Paramita Mataram Kementerian Sosial RI, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota Bima, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) NTB, serta RSUD Bima.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Hj. Nurul Wahyuti menyampaikan, terdapat 14 orang berhasil menjalani operasi.

"Kegiatan lanjutan juga dilaksanakan dengan jumlah pasien layak operasi sebanyak 57 orang dari target 125 pasien. Sebagian pasien tidak hadir karena bertepatan dengan musim panen," ucapnya.

Pasien yang mengikuti operasi berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bima, di antaranya Langgudu, Palibelo, Ambalawi, Lambu, Parado, Woha, Wawo, Sanggar, Sape, Wera, dan Monta.

Tim medis yang terlibat dalam kegiatan ini dipimpin oleh dr. Harir Rahmania, Sp.M, bersama sejumlah dokter spesialis mata lainnya, yakni dr. Monalisa, Sp.M, dr. Tina, Sp.M, dr. Devyntya Monica Putri, Sp.M, dan dr. Andi Ashady Fitrah Pawallangi, Sp.M. Selain itu, kegiatan ini juga didukung oleh tim dari Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi NTB.

Menurut Nurul, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mengurangi angka kebutaan akibat katarak, yang hingga kini masih menjadi penyebab utama gangguan penglihatan di Indonesia.

"Melalui operasi katarak, penglihatan pasien dapat dipulihkan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan," kata dia.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Bima dan masyarakat, pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Semoga kolaborasi ini terus berlanjut guna menekan angka katarak dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bima," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....