Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di RS Mandalika, Sasar Warga se-NTB

  • 18 Apr 2026 06:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah— Kementerian Sosial RI terus memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui program bakti sosial. Salah satunya diwujudkan dengan pelaksanaan operasi mata katarak gratis di Rumah Sakit Mandalika, Lombok Tengah, yang menyasar penerima manfaat dari seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Sosial RI, Syaifulah Yusuf mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Kemensos yang dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Setiap tahunnya, program bakti sosial tersebut digelar dengan tujuan memperbanyak jumlah penerima manfaat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan namun memiliki keterbatasan akses.

“Operasi mata katarak di Lombok Tengah ini kami alokasikan untuk penerima manfaat dari seluruh NTB. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus hadir membantu masyarakat,” ujarnya Jumat 17 April 2026.

Ia menegaskan, program operasi katarak ini terbuka untuk semua kalangan, tidak terbatas hanya bagi peserta BPJS Kesehatan. Masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan tetap dapat mengikuti program ini secara gratis.

Ke depan, Kemensos berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan serupa dengan memperluas cakupan penerima manfaat. Hal tersebut akan disesuaikan dengan data masyarakat yang masuk dan kebutuhan di lapangan.

“Kami berharap ke depan jumlah penerima manfaat di NTB semakin banyak. Untuk itu, kami juga akan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak agar masyarakat bisa memperoleh layanan operasi katarak secara gratis,” ujarnya.

Tidak hanya menyasar orang dewasa, program ini juga mencakup anak-anak yang mengalami katarak. Kemensos memastikan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan.

“Termasuk anak-anak yang mengalami katarak, tetap akan kami bantu melalui operasi gratis. Ini bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat dan tidak terbebani biaya pengobatan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....