RSUD Full Bed, Dampak Tiga Pukesmas Hapus Layanan Rawat Inap

  • 02 Apr 2026 11:08 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Ketiadaan layanan rawat inap di tiga puskesmas yang berada di sekitar RSUD Dompu berdampak pada membludaknya pasien di rumah sakit tersebut. Akibatnya, ruang rawat inap RSUD Dompu saat ini dalam kondisi penuh (full bed).

Tiga puskesmas dimaksud yakni Puskesmas Dompu Timur, Puskesmas Dompu Kota, dan Puskesmas Dompu Barat yang tidak lagi menyediakan layanan rawat inap setelah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kondisi ini membuat pasien yang sebelumnya dapat ditangani di tingkat puskesmas, kini harus dirujuk ke RSUD Dompu. Padahal, RSUD juga menerima rujukan dari puskesmas lain dengan kasus penyakit yang memang membutuhkan penanganan lanjutan.

Direktur RSUD Dompu, Fitratul Ramadhan, mengakui adanya lonjakan pasien rawat inap di rumah sakit yang dipimpinnya. Namun, menurutnya, peningkatan jumlah pasien ini merupakan pola yang biasa terjadi setiap tahun pasca Idul Fitri.

“Lonjakan ini memang rutin terjadi setiap tahun setelah Idul Fitri, bukan hanya tahun ini saja. Meski demikian, ada sedikit dampak dari tidak beroperasinya layanan rawat inap di tiga puskesmas sekitar,” katanya, dihubungi via pesan WhatsApp, Kamis, 2 April 2026.

Ia menjelaskan, mayoritas pasien yang menjalani rawat inap pasca Lebaran didominasi oleh penyakit gangguan pernapasan dan pencernaan. Selain itu, kasus campak juga mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan catatan RSUD Dompu, sebanyak 270 pasien dengan status suspek campak saat ini tengah menjalani perawatan rawat inap.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dengan kondisi ruang rawat inap yang penuh, pihak RSUD terus berupaya mengoptimalkan pelayanan agar seluruh pasien tetap mendapatkan penanganan yang maksimal, meski di tengah keterbatasan kapasitas yang ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....