Dinkes Dompu Bantah Balita Meninggal akibat Campak

  • 01 Apr 2026 11:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, membantah kabar yang beredar di media sosial terkait meninggalnya seorang balita akibat penyakit campak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Dompu, Maria Ulfa, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan medis.

“Pasien balita berusia 1,5 tahun itu meninggal dunia di RSUD Dompu karena kondisi lain, bukan akibat penyakit campak,” katanya, Rabu 1 April 2026.

Berdasarkan hasil investigasi tim surveilans, balita tersebut meninggal akibat sepsis karena infeksi submandibular. Penyebab ini telah dipastikan melalui penelusuran medis yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Dinas Kesehatan Dompu juga telah melakukan klarifikasi menyeluruh terhadap informasi yang viral, termasuk berkoordinasi langsung dengan tenaga medis di RSUD Dompu guna memastikan penyebab kematian pasien secara akurat.

Sebelumnya, kabar meninggalnya balita akibat campak ramai diperbincangkan di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook bernama Nadine Charolin. Dalam unggahannya, ia menyertakan foto suasana di IGD RSUD Dompu disertai keterangan, “Innalillahi Wainnailahi Rojiun, campak telah menenggut nyawa anak berumur satu tahun di RSUD Dompu.”

Informasi yang diunggah pada Senin, 30 Maret 2026 itu pun menyebar luas dan telah dibagikan sekitar 200 kali serta menuai berbagai tanggapan dari warganet.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dinas Kesehatan Dompu mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta selalu mengacu pada sumber resmi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....