Air Mineral dan Demineral, Sama tapi Berbeda

  • 17 Mar 2026 14:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Banyak orang mengira semakin murni air yang diminum, semakin baik bagi kesehatan. Padahal, kemurnian air tidak selalu sejalan dengan manfaatnya bagi tubuh. Di balik tampilannya yang sama, air mineral dan air demineral memiliki perbedaan mendasar dalam kandungan mineral serta pengaruhnya terhadap keseimbangan tubuh. Memahami perbedaan ini penting agar kita bisa memilih air yang tepat untuk dikonsumsi setiap hari.

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492 Tahun 2010, air minum yang layak konsumsi harus memenuhi standar fisika, kimia, dan mikrobiologis tertentu. Air mineral berasal dari sumber alami seperti pegunungan atau mata air yang kaya akan mineral penting, di antaranya kalsium, magnesium, dan natrium. Kandungan tersebut membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, kesehatan tulang, serta metabolisme.

Sementara itu, air demineral atau air murni merupakan hasil proses pemurnian seperti reverse osmosis (RO), distilasi, atau deionisasi, yang menghilangkan hampir seluruh kandungan mineral di dalamnya. Berdasarkan laman dari Cleo Pure Water, air jenis ini sering digunakan dalam industri farmasi, elektronik, dan laboratorium karena tingkat kemurniannya yang tinggi. Namun, untuk konsumsi manusia, air demineral sebaiknya melalui proses remineralisasi agar tubuh tetap memperoleh asupan mineral penting.

Berdasarkan laporan World Health Organization (WHO), konsumsi air dengan kadar mineral yang sangat rendah dalam jangka panjang dapat memengaruhi keseimbangan elektrolit dan metabolisme tubuh, terutama jika asupan mineral dari makanan juga rendah. WHO tidak menetapkan batas minimum kandungan mineral, namun perlu diketahui bahwa air minum sebaiknya tetap mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium, karena dapat berkontribusi pada kesehatan jantung, sistem saraf, serta keseimbangan tubuh secara keseluruhan.

Dengan begitu, pilihan air sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penggunaannya. Air mineral ideal untuk konsumsi harian karena kandungan mineralnya bermanfaat bagi tubuh. Sedangkan air demineral lebih cocok untuk keperluan industri atau digunakan setelah ditambahkan kembali mineral esensial.

Pada akhirnya, air terbaik bukan sekadar yang paling murni, tetapi yang paling seimbang memberi kesegaran sekaligus menjaga kesehatan tubuh di setiap tegukan. (RRI/ Aldi W)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....