Program CKG Jadi Bagian Penting Pendidikan di SMPN 1 Mataram

  • 25 Feb 2026 19:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Menjaga dan memonitor kesehatan siswa merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan. Plt. Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Mataram, Muhammad Taufik, menjelaskan bahwa SMPN 1 Mataram menempatkan layanan kesehatan siswa sebagai bagian penting untuk terus dilakukan.

Menurutnya, sekolah memandang fase remaja sebagai periode krusial yang membutuhkan pendampingan terarah. Karena itu, pemeriksaan kesehatan rutin terus digelar bekerja sama dengan puskesmas.

Program ini tidak sekadar pemeriksaan fisik, tetapi juga sarana edukasi. Siswa diberikan pemahaman tentang perubahan tubuh yang terjadi pada masa pubertas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran sejak dini.

Muhammad Taufik, menilai bahwa kesehatan remaja tidak bisa diabaikan. Ia menyebut usia anak SMP merupakan masa transisi yang memerlukan perhatian khusus.

“Anak-anak sekarang berada di masa pertumbuhan dan pubertas. Mereka perlu diberi pemahaman tentang kesehatan dirinya sejak dini,” terangnya, Rabu 25 Februari 2026.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesehatan mata serta edukasi kesehatan reproduksi. Untuk siswi, petugas kesehatan juga memberikan suplemen penambah darah.

Menurutnya, banyak remaja yang belum sepenuhnya memahami perubahan biologis yang dialami. Melalui program ini, siswa mendapatkan penjelasan langsung dari tenaga medis.

“Dengan adanya sosialisasi dari petugas kesehatan, anak-anak jadi paham tentang perubahan yang terjadi pada dirinya,” katanya.

Sekolah memastikan kegiatan berlangsung tanpa mengganggu pembelajaran inti. Penjadwalan dilakukan pada waktu yang tidak berbenturan dengan jam pelajaran utama.

Muhammad Taufik menegaskan bahwa seluruh fasilitas sekolah disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Guru juga dilibatkan untuk mendorong partisipasi aktif siswa.

“Kami siapkan waktu dan tempat agar kegiatan berjalan tertib. Semua guru mendukung karena ini untuk kebaikan anak-anak,” jelasnya.

Program cek kesehatan ini dilaksanakan secara berkala, umumnya setiap semester. Pola rutin tersebut membantu sekolah memantau kondisi siswa secara berkelanjutan.

Selain pemeriksaan, sekolah juga telah menyerahkan data siswa untuk kemungkinan program lanjutan seperti vaksinasi. Proses tersebut dilakukan dengan persetujuan orang tua.

“Kami sudah mengirimkan data yang diminta dan menunggu tindak lanjut dari pihak kesehatan,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa kesehatan menjadi fondasi utama keberhasilan belajar. Tanpa kondisi fisik yang baik, capaian akademik sulit diraih secara maksimal.

Dengan pendekatan preventif dan edukatif, SMPN 1 Mataram berupaya membangun budaya peduli kesehatan. Sekolah ingin memastikan siswa tumbuh dengan pemahaman yang benar tentang tubuh dan kesejahteraannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....