RSUD Tripat Gerung Waspadai TBC di tengah Peralihan Musim

  • 18 Feb 2026 16:38 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Peralihan musim dari hujan ke kemarau di Lombok Barat belum menunjukkan lonjakan penyakit yang berarti. Meski cuaca berubah, pola kunjungan pasien di rumah sakit relatif stabil, tanpa peningkatan signifikan pada penyakit musiman.

Direktur RSUD Tripat Gerung, dr. Suriyadi, menjelaskan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi keluhan terbanyak masyarakat. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak menunjukkan lonjakan tajam seperti yang kerap terjadi saat puncak musim hujan.

“Kalau peralihan musim dari hujan ke kemarau ini, tidak terlalu kelihatan signifikan. Memang ISPA masih paling banyak, tapi penyakit lain seperti diare tidak ada peningkatan yang berarti,” ucapnya.

Ia menambahkan, selain ISPA, penyakit berbasis lingkungan yang masih menjadi perhatian serius adalah tuberkulosis (TBC). Penyakit ini masih menempati peringkat tinggi secara nasional dan juga tercatat cukup banyak di wilayah Nusa Tenggara Barat, termasuk Lombok Barat.

“Penderita TBC di Indonesia terbanyak nomor dua di dunia setelah India. Di NTB dan Lombok Barat juga kasusnya masih banyak,” katanya.

Menurut dr. Suriyadi, meski TBC termasuk dalam kategori infeksi saluran pernapasan, penanganannya dilakukan secara lebih ketat dan intensif. Pasien TBC ditempatkan di ruang khusus dan tidak dicampur dengan pasien lain.

“Penanganannya harus intensif. Pasien dimasukkan ke ruang khusus dan tidak boleh dicampur, ini untuk mencegah penularan ke masyarakat,” tutupnya.

Pihak rumah sakit juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta membatasi jumlah pengunjung, terutama bagi pasien dengan risiko penularan tinggi.

“Pengunjung secukupnya saja, jangan terlalu banyak. Kita bertanggung jawab mencegah penularan yang lebih luas, baik ke masyarakat maupun ke keluarga pasien,” pungkasnya.

Langkah ini diharapkan mampu menekan risiko penyebaran penyakit menular di tengah masyarakat, terutama pada masa peralihan musim yang sering membuat daya tahan tubuh menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....