Cara Minum Kopi yang Benar agar Tetap Sehat

  • 02 Feb 2026 13:51 WIB
  •  Mataram

RRICO.ID, Mataram - Kopi menjadi salah satu minuman favorit masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kandungan kafein di dalamnya diketahui mampu meningkatkan fokus dan mengurangi rasa kantuk. Meski demikian, konsumsi kopi tetap perlu diperhatikan agar manfaatnya optimal dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Dokter Reny Bunyamin, MPH menjelaskan bahwa secara umum batas konsumsi kopi bagi kebanyakan orang adalah tidak lebih dari empat cangkir per hari. Namun, ketentuan tersebut bersifat rata-rata dan tidak dapat disamakan untuk setiap individu.

“Secara umum, batas asupan kopi bagi kebanyakan orang adalah tidak lebih dari empat cangkir per hari. Tapi batas tersebut bersifat rata-rata dan tidak selalu berlaku sama bagi setiap individu, karena respons tubuh terhadap kafein dapat berbeda-beda,” ujar dr. Reny Bunyamin, MPH yang saat siaran langsung TikTok Senin, 2 Februari 2026 Siang, sembari menyapa pendengar Pro 1 dalam program Dokter Kita yang hadir setiap Senin malam.

Ia menjelaskan, setiap orang perlu memperhatikan reaksi tubuh setelah mengonsumsi kopi. Sebagian orang mampu mengonsumsi kopi hitam dengan kadar kafein tinggi tanpa keluhan, sementara yang lain justru mengalami jantung berdebar, gelisah, hingga gangguan pencernaan meski hanya meminum setengah cangkir.

Menurutnya, kondisi kesehatan juga menjadi faktor penting dalam menentukan pola konsumsi kopi. Bagi penderita penyakit jantung atau tekanan darah tinggi, konsumsi kopi sebaiknya dibatasi. 

Meski hubungan langsung antara kopi dan hipertensi masih terus diteliti, kebiasaan minum kopi berlebihan dapat memperparah kondisi kesehatan tertentu. Oleh karena itu, penderita gangguan jantung dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum menentukan batas konsumsi kopi harian.

Untuk pilihan yang lebih sehat, dr. Reny menyarankan agar kopi dikonsumsi tanpa tambahan gula atau krimer. Pemanis tambahan dapat meningkatkan asupan kalori dan fruktosa yang berisiko memicu penyakit kronis seperti diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Kopi hitam tanpa gula dinilai sebagai pilihan terbaik untuk memperoleh manfaat kopi secara maksimal.

Selain itu, waktu minum kopi juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi kopi menjelang waktu tidur dapat mengganggu kualitas istirahat karena efek kafein dapat bertahan hingga enam jam. Oleh sebab itu, masyarakat disarankan menghindari minum kopi pada malam hari atau setelah pukul 18.00 waktu setempat.

Sebagian orang juga diketahui memiliki intoleransi kafein akibat perbedaan metabolisme dalam tubuh. Pada kelompok ini, konsumsi satu hingga dua cangkir kopi saja dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Bagi penderita gangguan lambung atau GERD, minum kopi saat perut kosong sebaiknya dihindari. Kafein dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memicu rasa nyeri, mual, hingga heartburn. Mengonsumsi makanan ringan sebelum minum kopi dapat membantu mencegah keluhan tersebut.

Dr. Reny juga mengingatkan bahwa konsumsi kopi berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi karena sifat diuretik kafein. Masyarakat diimbau untuk tetap mencukupi kebutuhan air putih guna menjaga keseimbangan cairan tubuh.

“Pada dasarnya, kopi merupakan minuman rendah kalori dengan berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun, ketergantungan terhadap kopi secara berlebihan justru dapat berdampak negatif. Mengonsumsi kopi secara bijak menjadi kunci agar manfaatnya tetap optimal bagi tubuh," jelas dr. Reny.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....