RSUD Dompu Mantapkan Langkah Jadi Rujukan Regional Sumbawa

  • 10 Nov 2025 13:53 WIB
  •  Mataram

KBRN, Dompu: Tekad Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu untuk menjadi rumah sakit rujukan utama di Pulau Sumbawa semakin terbuka lebar.

Tahun 2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,3 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan untuk mendukung peningkatan fasilitas layanan medis di rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadhan menjelaskan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan gedung Cathlab (ruang pemasangan cincin jantung) dan ruang kemoterapi sebagai bagian dari program KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Nefrologi).

“Program KJSU merupakan salah satu program strategis Kementerian Kesehatan untuk pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan kesehatan prioritas di tingkat rujukan,” katanya, Senin (10/11/2025).

Menurut Fitratul, setelah pembangunan gedung selesai, Kementerian Kesehatan akan memberikan dukungan berupa peralatan medis yang dibutuhkan untuk layanan jantung dan kemoterapi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dompu telah mengirim putra daerah untuk menempuh pendidikan spesialis jantung.

“Begitu juga untuk layanan saraf dan kemoterapi. RSUD Dompu sebenarnya sudah memiliki dokter spesialis saraf, tinggal melengkapi dengan peralatan medisnya,” ujarnya.

Apabila dalam waktu tertentu RSUD Dompu belum memiliki dokter spesialis lengkap, pihak rumah sakit diperbolehkan menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan dokter ahli dari luar daerah untuk memastikan pelayanan tetap berjalan.

Fitratul mencontohkan, pembangunan gedung Cathlab akan mengikuti pola serupa dengan program pembangunan ruang CT Scan yang saat ini sedang berjalan.

“Rumah sakit mendapatkan alokasi pembangunan gedung sesuai spesifikasi. Setelah rampung, alat kesehatannya akan dihibahkan langsung oleh Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Hingga saat ini, progres pembangunan ruang CT Scan telah mencapai 70 persen dan ditargetkan selesai sebelum 20 Desember 2025.

Pembangunan tersebut didanai dari DAK Kesehatan senilai Rp1,8 miliar tahun 2025.

Program KJSU (Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi) menjadi tonggak penting dalam peningkatan layanan rumah sakit rujukan di daerah.

Penyakit-penyakit dalam kategori ini merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, sehingga membutuhkan fasilitas dan tenaga medis dengan kompetensi khusus.

Dengan adanya fasilitas KJSU di RSUD Dompu, pasien dari Kabupaten Dompu dan wilayah sekitar tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit di Mataram atau luar Pulau Sumbawa.

“Layanan ini akan mempercepat penanganan, meningkatkan harapan hidup pasien, dan menekan biaya rujukan,” ucapnya.

Keberadaan fasilitas KJSU dan Cathlab menjadi bukti nyata komitmen RSUD Dompu untuk bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan utama di Pulau Sumbawa, khususnya dalam penanganan penyakit berat dan darurat medis.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....