Unram Gunakan SciVal untuk Petakan Kinerja dan Dampak Riset

  • 06 Okt 2026 12:10 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Mataram (Unram) mulai menggunakan analitik riset berbasis data untuk mengevaluasi kinerja publikasi sekaligus memetakan peluang pengembangan penelitian. Langkah tersebut dilakukan melalui pemanfaatan platform SciVal dari Elsevier yang mulai dilanggan Unram sejak 1 Oktober 2026.

Pemanfaatan SciVal dibahas dalam pertemuan Rektor Unram Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., bersama Regional Director Elsevier Kavit Yagnik dalam kegiatan SciVal Implementation: Optimalisasi Analitik Riset untuk Peningkatan Kinerja dan Reputasi Universitas Mataram di Ruang Sidang Rektor Unram.

Platform tersebut akan digunakan untuk melihat bidang penelitian yang menjadi kekuatan Unram, mengukur dampak publikasi ilmiah, serta mengidentifikasi peluang kolaborasi dengan peneliti dan institusi lain.

Dalam pemaparannya, Kavit Yagnik menjelaskan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat dampak penelitian adalah Field-Weighted Citation Impact (FWCI). Indikator ini mengukur dampak sitasi publikasi dengan mempertimbangkan karakteristik bidang keilmuan.

Data yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut menunjukkan Indonesia berada di peringkat ke-20 dalam dampak sitasi dengan nilai FWCI 0,83. Sementara dalam pemeringkatan berbasis Scopus yang disampaikan pada kegiatan itu, Unram berada pada posisi ke-44.

Data tersebut menjadi salah satu bahan bagi Unram untuk mengevaluasi kinerja publikasinya. Fokus pengembangan riset tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah publikasi, tetapi juga pada kualitas dan dampak yang dihasilkan.

Kavit juga menjelaskan bahwa kontribusi sitasi dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) mempertimbangkan proporsi afiliasi penulis dalam sebuah publikasi. Ketika sebuah artikel melibatkan penulis dari berbagai institusi, kontribusi sitasi diperhitungkan berdasarkan proporsi penulis yang berafiliasi dengan masing-masing perguruan tinggi.

Kondisi tersebut membuat strategi kolaborasi penelitian menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan Unram. Kolaborasi tidak hanya ditujukan untuk memperluas jaringan akademik, tetapi juga perlu dikelola agar kontribusi penelitian dan afiliasi institusi dapat tercatat secara tepat.

Dengan SciVal, Unram dapat memperoleh gambaran mengenai perkembangan bidang penelitian, kekuatan akademik, serta jaringan kolaborasi yang telah terbentuk. Informasi tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam menentukan arah kebijakan riset.

Saat ini, ekosistem riset Unram juga telah didukung sejumlah layanan Elsevier lainnya, yakni Scopus, Scopus AI, dan Elsevier Pure. Penambahan SciVal memperluas pemanfaatan layanan analitik untuk mendukung pengelolaan penelitian di lingkungan kampus.

Unram juga merencanakan pengembangan Leap Space pada Januari 2027. Rencana tersebut menjadi bagian dari penguatan pemanfaatan teknologi dan analitik dalam mendukung aktivitas akademik dan penelitian.

Melalui integrasi berbagai layanan tersebut, Unram menargetkan pemetaan bidang riset unggulan dapat dilakukan secara lebih terukur. Kampus juga dapat mengidentifikasi peluang kolaborasi strategis yang berpotensi meningkatkan visibilitas publikasi di tingkat nasional maupun internasional.

Pemanfaatan data riset pada akhirnya diarahkan untuk memperkuat ekosistem penelitian Unram agar tidak berhenti pada pencapaian kuantitas publikasi. Pengembangan riset diharapkan semakin mampu menghasilkan karya ilmiah yang memiliki dampak dan relevansi lebih luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....