Prof. Masnun Dorong Penguatan Riset UIN Mataram lewat PKS Kemenag The AIR Funds
- 25 Sep 2026 06:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memperkuat ekosistem penelitian di lingkungan kampus melalui kerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penguatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kemenag The AIR Funds 2026.
PKS ditandatangani Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Mataram, Prof. Dr. H. Kadri, M.Si., bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB.
Program Kemenag The AIR Funds merupakan skema pendanaan penelitian bagi dosen perguruan tinggi keagamaan Islam. Melalui pendanaan kompetitif tersebut, dosen memperoleh kesempatan mengembangkan penelitian sekaligus menghasilkan luaran akademik yang memiliki manfaat lebih luas.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., mengapresiasi kerja sama tersebut dan mendorong para dosen untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai program strategis di bidang penelitian.
“UIN Mataram sangat siap dan terus mendorong para dosen untuk ikut mengambil bagian program-program strategis ini,” ujarnya.
Menurut Prof. Masnun, penguatan penelitian membutuhkan keterlibatan aktif sivitas akademika sekaligus dukungan kemitraan dengan berbagai pihak. Karena itu, kerja sama kelembagaan dinilai penting untuk membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan riset di perguruan tinggi.
Kesiapan UIN Mataram, lanjutnya, tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan penelitian, tetapi juga penguatan kemitraan dalam berbagai layanan akademik. Dalam rilisnya, Rektor menyebut para dosen dan pimpinan kampus siap menjadi mitra strategis dalam optimalisasi layanan penelitian dan beasiswa.
“Para dosen dan Pimpinan UIN Mataram siap menjadi mitra strategis baik dalam optimalisasi layanan penelitian dan beasiswa,” ungkap Prof. Masnun.
Penandatanganan PKS tersebut sekaligus memperkuat posisi LP2M dalam mengoordinasikan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UIN Mataram. Lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong agar peluang pendanaan penelitian dapat diakses dan dimanfaatkan oleh para dosen.
Ketua LP2M UIN Mataram, Prof. Dr. H. Kadri, M.Si., melalui kerja sama tersebut turut memperkuat koordinasi antara kampus dan pihak terkait dalam pelaksanaan program penelitian. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih produktif bagi sivitas akademika untuk mengembangkan gagasan berbasis riset.
Keberlanjutan skema pendanaan penelitian juga menjadi salah satu peluang bagi dosen untuk meningkatkan produktivitas akademik. Penelitian yang dihasilkan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga diharapkan memiliki relevansi dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat.
Bagi UIN Mataram, penguatan budaya riset merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Karena itu, keterlibatan dosen dalam berbagai skema pendanaan kompetitif menjadi salah satu upaya untuk memperluas aktivitas penelitian sekaligus meningkatkan kualitas luaran akademik.
Melalui Kemenag The AIR Funds 2026, UIN Mataram berharap kolaborasi penelitian dapat semakin berkembang. Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat tata kelola penelitian dan menciptakan lingkungan akademik yang semakin produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....