Dr. Dewi Satria Elmiana Raih Georg Forster Research Fellowship di Jerman
- 18 Sep 2026 19:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Wakil Ketua Kantor Urusan Internasional Universitas Mataram, Dr. Dewi Satria Elmiana, M.Pd., meraih Georg Forster Research Fellowship dari Alexander von Humboldt Foundation, Jerman. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tersebut akan menjalankan penelitian di Institute of Education (Institut für Erziehungswissenschaft), Universität Kassel, Jerman, selama September 2026 hingga Agustus 2027.
Melalui fellowship dalam kategori Experienced Researcher tersebut, Dr. Dewi akan mengembangkan riset tentang bahan ajar yang mempertemukan perspektif pendidikan Indonesia dan Jerman dalam isu hak anak dan kebutuhan dasar. Penelitian berjudul “Cross-Cultural Development of Teaching Materials on Children’s Rights and Basic Needs” ini berfokus pada pengembangan bahan ajar yang responsif terhadap konteks budaya untuk pendidikan anak usia dini hingga sekolah dasar awal, khususnya anak sekitar usia enam tahun.
Bermula dari kunjungan tiga profesor dari Universität Kassel ke Unram pada tahun sebelumnya. Saat mendampingi mereka, Dr. Dewi terlibat dalam percakapan informal mengenai pendidikan, penelitian, dan kemungkinan kolaborasi akademik lintas negara. Salah seorang profesor kemudian tertarik pada gagasan penelitian yang dibagikan Dr. Dewi. Percakapan yang bermula sambil minum kopi itu berlanjut melalui sejumlah pertemuan daring hingga berkembang menjadi proposal penelitian yang kemudian diajukan dalam skema Georg Forster Research Fellowship.
Fokus penelitian mencakup kesadaran tubuh, kebutuhan dasar, hak anak, serta pencegahan kekerasan dan penyalahgunaan terhadap anak. Sasaran utamanya adalah anak usia dini dan sekolah dasar awal, terutama sekitar usia enam tahun, ketika anak mulai membangun pemahaman tentang tubuh, kebutuhan, batas diri, serta hak-haknya. Perspektif pendidikan Jerman akan dipertemukan dengan konteks Indonesia, khususnya Lombok.
Dalam prosesnya, mahasiswa calon guru juga akan dilibatkan dalam pengembangan bahan ajar dan pembelajaran kolaboratif. Pendekatan ini memungkinkan penelitian tidak hanya menghasilkan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas calon pendidik dalam menerapkan pendidikan yang responsif terhadap budaya dan pendidikan berbasis hak anak.
Penelitian ini ditargetkan menghasilkan Sumber Belajar Terbuka (Open Educational Resources/OER), publikasi ilmiah, forum atau seminar internasional, serta model kolaboratif pengembangan bahan ajar yang dapat diadaptasi lebih lanjut dalam konteks pendidikan Indonesia maupun Jerman.
Selama fellowship, Dr. Dewi akan berada dalam lingkungan akademik Universität Kassel dan berinteraksi dengan akademisi serta mahasiswa dari berbagai latar belakang. Pengalamannya diharapkan turut memperkuat budaya riset dan internasionalisasi akademik di Unram, sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak penelitian kolaboratif yang mempertemukan perspektif global dengan kebutuhan pendidikan di Lombok dan Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....