Wabup KLU Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Pembangunan Lombok Utara
- 11 Sep 2026 16:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Wakil Bupati Lombok Utara Kusmalahadi Syamsuri mendorong mahasiswa Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mengambil peran sebagai agen perubahan dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Kusmalahadi saat menjadi narasumber utama dalam Sidang Terbuka Senat Akademi Bisnis Lombok dalam rangka Dies Natalis ke-3 AKBIL, Selasa 8 September 2026, di Kampus AKBIL, Desa Medana, Kecamatan Tanjung.
Menurut Kusmalahadi, keberadaan perguruan tinggi di Lombok Utara memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk generasi yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan daerah.
"Kepada seluruh mahasiswa kita ingin tetap jaga semangat, jaga konsistensinya. Ingin berkuliah niatkan untuk diri dan daerah. Terutama kami ingin memastikan bahwa SDM di Lombok Utara harus unggul," kata Kusmalahadi.
Ia menilai mahasiswa memiliki potensi besar untuk memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan.
Kusmalahadi juga mengapresiasi keberadaan AKBIL yang terus berkembang dan menjadi salah satu bagian dari ekosistem pendidikan tinggi di Lombok Utara.
Ia berharap perkembangan kampus tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas lulusan, sehingga semakin banyak generasi muda Lombok Utara yang memiliki kompetensi dan daya saing untuk masuk ke dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
"Secara kasatmata, perjalanan sebuah organisasi sering kali baru dilirik saat sudah membesar. Namun hari ini kita menyaksikan bahwa kapasitas SDM Lombok Utara akan terus maju dan unggul berkat kontribusi kampus ini," ujarnya.
Bagi pemerintah daerah, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi kebutuhan pembangunan yang semakin kompleks. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dinilai perlu terus diperkuat.
Dies Natalis ke-3 AKBIL sekaligus menjadi momentum bagi civitas akademika untuk memperkuat komitmen membangun budaya akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Utara.
Direktur AKBIL Lombok, Dr. Syahril, mengatakan kampusnya saat ini terus mendorong penguatan kualitas tenaga pengajar dan budaya akademik.
Hingga 2026, AKBIL memiliki 452 mahasiswa aktif dari sejumlah angkatan. Sementara jumlah dosen mencapai 36 orang, terdiri atas dua dosen bergelar doktor dan 34 bergelar magister.
Syahril mengatakan mayoritas tenaga pengajar di AKBIL berasal dari kalangan muda. Kondisi tersebut menjadi salah satu modal bagi kampus untuk membangun lingkungan akademik yang dinamis.
"Sebanyak 54 persen dosen AKBIL saat ini berusia 26 tahun berjalan atau kelahiran tahun 2000," ungkapnya.
Selain itu, sebanyak 15 dosen AKBIL saat ini sedang melanjutkan pendidikan pada jenjang doktor. Enam di antaranya ditargetkan menyelesaikan studi pada 2027.
Dengan demikian, jumlah dosen bergelar doktor yang mengajar di AKBIL ditargetkan meningkat menjadi delapan orang.
Syahril menilai peningkatan kualitas dosen harus berjalan beriringan dengan penguatan budaya akademik mahasiswa.
"Saya juga sangat mengapresiasi dan membanggakan adik-adik mahasiswa yang selalu setia membangun budaya akademik di Kabupaten Lombok Utara," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....