GIC Ke-6 UIN Mataram Diikuti 162 Peserta dari Lima Negara

  • 10 Sep 2026 07:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 162 peserta dari lima negara ambil bagian dalam The 6th Graduate International Conference (GIC) yang digelar Pascasarjana UIN Mataram. Forum tersebut menjadi ruang bagi akademisi, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana untuk mempresentasikan hasil riset sekaligus bertukar gagasan dalam forum akademik internasional.

GIC tahun keenam ini dilaksanakan secara hybrid dengan kegiatan luring yang dipusatkan di Hotel Lombok Raya, Mataram, sementara peserta lainnya mengikuti rangkaian konferensi secara daring.

Direktur Pascasarjana UIN Mataram, Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Acim, MA., mengatakan penyelenggaraan GIC secara konsisten selama enam tahun menunjukkan perkembangan positif. Minat ilmuwan dan peneliti dari berbagai negara terhadap forum tersebut juga dinilai semakin meningkat.

“Selama enam tahun kegiatan internasional ini dilaksanakan oleh Pascasarjana UIN Mataram, alhamdulillah semakin diminati oleh para ilmuwan dan peneliti dari berbagai negara. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan kegiatan akademik bertaraf internasional dan memperluas jejaring kolaborasi keilmuan,” ungkap Prof. Subhan.

Menurut Prof. Subhan, keterlibatan peserta dari lima negara menjadi salah satu gambaran berkembangnya GIC sebagai forum akademik dengan jangkauan internasional. Peserta tidak hanya mengikuti konferensi, tetapi juga memperoleh kesempatan mempresentasikan penelitian dan berdiskusi dengan akademisi yang memiliki latar belakang keilmuan serta pengalaman berbeda.

Pertukaran gagasan tersebut diharapkan dapat mempertemukan hasil penelitian dengan perspektif akademik yang lebih beragam. Dari interaksi tersebut, peluang kerja sama penelitian, publikasi ilmiah, maupun kolaborasi antarlembaga dan antarnegara dapat terbuka lebih luas.

Rektor UIN Mataram, melalui Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Adi Fadli, M.Ag., memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan GIC dan keterlibatan para narasumber serta peserta dari berbagai negara.

Apresiasi juga diberikan kepada Pascasarjana UIN Mataram yang dinilai terus mengembangkan kegiatan akademik bertaraf internasional sebagai bagian dari penguatan budaya akademik di lingkungan kampus.

“Rektor memberikan apresiasi kepada seluruh narasumber, peserta, dan Pascasarjana UIN Mataram yang terus berijtihad dan mengembangkan kegiatan-kegiatan bertaraf internasional. Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk membangun budaya akademik yang semakin kuat sekaligus memperluas jejaring UIN Mataram di tingkat global,” ujar Prof. Adi Fadli.

Ia mengatakan konferensi internasional memiliki peran penting dalam membangun budaya akademik perguruan tinggi. Menurutnya, GIC tidak sebatas menjadi panggung untuk menyampaikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi ruang dialog yang mempertemukan gagasan, temuan riset, pengalaman akademik, dan perspektif keilmuan dari berbagai negara.

Karena itu, keberlanjutan GIC diharapkan tidak hanya diukur dari terselenggaranya konferensi setiap tahun. Kegiatan tersebut juga diarahkan agar menghasilkan kerja sama yang lebih konkret, seperti kolaborasi riset, publikasi bersama, pertukaran akademik, dan bentuk kemitraan internasional lainnya.

Kehadiran 162 peserta dari lima negara sekaligus memperlihatkan ruang akademik Pascasarjana UIN Mataram yang semakin terbuka terhadap komunitas ilmiah global. Forum tersebut memberikan kesempatan bagi hasil penelitian dan gagasan yang berkembang di UIN Mataram untuk berinteraksi dengan penelitian serta pemikiran dari berbagai negara.

Konsistensi penyelenggaraan GIC selama enam tahun diharapkan dapat menjadi fondasi bagi Pascasarjana UIN Mataram untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. Selain memperluas jejaring akademik, forum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya riset dan kolaborasi yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....