UIN Mataram Gandeng BPOM Mataram Perkuat Riset dan Kompetensi Mahasiswa
- 05 Sep 2026 11:49 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memperkuat penjajakan kerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mataram, khususnya dalam pengawasan obat dan makanan, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Penjajakan tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi Kepala BPOM Mataram ke UIN Mataram, pada Kamis 3 September 2026. Pertemuan menjadi momentum bagi kedua lembaga untuk menyusun peluang kolaborasi yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menyambut langsung kunjungan tersebut bersama Kepala Laboratorium Terpadu UIN Mataram, Prof. Dr. H. Suhirman, M.Si., serta sejumlah pejabat terkait.
Rektor UIN Mataram mengatakan perguruan tinggi perlu membuka jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga agar pelaksanaan tridharma perguruan tinggi semakin berdampak.
“Kami menyambut baik penjajakan kerja sama ini. Perguruan tinggi tidak boleh berjalan sendiri, sehingga kehadiran BPOM sebagai mitra strategis dapat memperkuat tridharma sekaligus memberikan ruang bagi UIN Mataram untuk berkontribusi dalam edukasi dan perlindungan masyarakat,” ujarnya.
Kerja sama yang dijajaki mencakup sejumlah bidang, mulai dari penelitian bersama, pemanfaatan fasilitas laboratorium, seminar dan edukasi publik, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai dapat mempertemukan kapasitas akademik UIN Mataram dengan pengalaman dan kewenangan BPOM dalam pengawasan serta edukasi mengenai keamanan obat dan makanan.
Selain penguatan riset dan kegiatan akademik, BPOM Mataram juga membuka peluang bagi mahasiswa UIN Mataram untuk mendapatkan pengalaman langsung melalui kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) maupun praktik pengalaman lapangan (PPL).
Menurut Rektor, kesempatan tersebut dapat memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis di ruang kuliah.
“Ini tentu menjadi peluang yang sangat baik bagi mahasiswa kita. Mereka dapat belajar langsung di lapangan, mengenal dunia kerja, sekaligus mengembangkan kompetensi yang relevan dengan bidang keilmuannya,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas tindak lanjut menuju penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) UIN Mataram dengan BPOM Mataram. MoU tersebut nantinya diharapkan menjadi payung bagi pelaksanaan berbagai program kerja sama secara berkelanjutan dan terukur.
Kepala Laboratorium Terpadu UIN Mataram, Prof. Dr. H. Suhirman, M.Si., turut mendorong penguatan kolaborasi pada bidang laboratorium dan penelitian. Menurutnya, kerja sama tersebut berpotensi menghubungkan kapasitas akademik dan fasilitas laboratorium UIN Mataram dengan kebutuhan pengawasan serta pengembangan keamanan obat dan makanan.
Rektor menegaskan, kerja sama yang dibangun UIN Mataram dengan BPOM tidak diarahkan hanya pada penandatanganan dokumen kelembagaan. Setiap kemitraan diharapkan memiliki program dan aktivitas yang dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, peneliti maupun masyarakat.
“Kita ingin setiap kerja sama yang dibangun UIN Mataram memiliki dampak. Bukan hanya MoU di atas kertas, tetapi ada program, ada aktivitas, ada pembelajaran mahasiswa, ada riset, dan yang paling penting ada manfaat yang dirasakan masyarakat,” katanya, menegaskan.
Dengan rencana penandatanganan MoU dalam waktu dekat, UIN Mataram dan BPOM Mataram selanjutnya akan memasuki tahap pembahasan yang lebih konkret. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi kemitraan yang aplikatif dan berorientasi pada penguatan pendidikan, riset, serta perlindungan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....