Mahasiswa Sudan Warnai Perjalanan Akademik Pascasarjana UIN Mataram
- 02 Sep 2026 08:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 287 mahasiswa baru Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram resmi memulai perjalanan akademik pada Tahun Akademik 2026/2027. Mereka mengikuti Orientasi Akademik Mahasiswa (OAM) yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Mataram, Selasa 1 September 2026.
Direktur Pascasarjana UIN Mataram Prof. Dr. H. Subhan Abdullah Achim, MA., mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 230 mahasiswa menempuh pendidikan program magister (S2), sedangkan 57 lainnya mengikuti program doktor (S3). Tahun ini, kehidupan akademik Pascasarjana UIN Mataram juga diwarnai kehadiran empat mahasiswa asing asal Sudan, Afrika.
Kehadiran mahasiswa dari Sudan menjadi salah satu penanda semakin terbukanya ruang internasionalisasi pendidikan di UIN Mataram. Pascasarjana tidak hanya menjadi tempat belajar bagi mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi mulai mempertemukan mahasiswa dengan latar belakang budaya dan pengalaman akademik dari negara lain.
Orientasi akademik tersebut dihadiri Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Muhamad Saleh, MA., Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Jumarim, M.H.I., jajaran pimpinan Pascasarjana, para ketua dan sekretaris program studi, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa baru program magister dan doktor.
Dalam keynote speech, Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag. menegaskan bahwa transformasi kelembagaan yang terus dilakukan kampus harus berjalan beriringan dengan perubahan budaya akademik mahasiswa. Pengembangan kelembagaan, termasuk rencana pembukaan Fakultas Kedokteran dan pengembangan fakultas lainnya, menurutnya perlu didukung mahasiswa yang memiliki tradisi akademik kuat.
Rektor meminta mahasiswa Pascasarjana tidak sekadar hadir mengikuti perkuliahan, tetapi mulai membangun kebiasaan membaca, berpikir, berdiskusi, meneliti, dan menulis sejak awal masa studi. Tradisi tersebut dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya menyelesaikan pendidikan, tetapi mampu menghasilkan karya akademik yang memiliki kebaruan dan relevansi.
Karena itu, mahasiswa magister maupun doktor didorong untuk mulai mempersiapkan tesis dan disertasi sejak semester awal. Mereka tidak perlu menunggu seluruh mata kuliah selesai untuk menentukan penelitian, melainkan dapat mulai dengan mengidentifikasi bidang kajian yang diminati, memperbanyak membaca literatur, menemukan persoalan akademik, hingga menyusun kerangka penelitian secara bertahap.
Budaya membaca juga diminta tidak berhenti pada kebutuhan menyelesaikan tugas perkuliahan. Literatur yang dipelajari mahasiswa harus dikembangkan menjadi fondasi teoretis dan konseptual untuk membangun penelitian.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari langkah awal 287 mahasiswa baru Pascasarjana UIN Mataram. Dengan semakin beragamnya latar belakang mahasiswa, termasuk kehadiran mahasiswa internasional, ruang akademik diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh gelar, tetapi juga menjadi lingkungan untuk bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan menghasilkan penelitian yang memberi kontribusi bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....