MTQ KORPRI, Kemendikdasmen Perkuat Karakter dan Integritas ASN
- 01 Sep 2026 09:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Makassar - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 menjadi ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat karakter spiritual sekaligus merefleksikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan pekerjaan.
Sebanyak 29 pegawai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengikuti MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional yang berlangsung di Provinsi Sulawesi Selatan pada 23–30 Agustus 2026. Keikutsertaan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan karakter pegawai.
MTQ KORPRI tahun ini mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh”. Tema tersebut menempatkan nilai moral dan spiritual sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan ASN dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kemendikdasmen, Abdullah Faqih, mengatakan kegiatan MTQ tidak semestinya hanya dilihat dari sisi kompetisi. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an perlu tercermin dalam perilaku dan budaya kerja ASN sehari-hari.
Nilai tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan Core Values ASN BerAKHLAK serta budaya kerja RAMAH SANTUN di lingkungan Kemendikdasmen. Profesionalitas dalam bekerja perlu dilengkapi dengan integritas, keteladanan, amanah, keharmonisan, serta komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menilai MTQ memiliki makna yang lebih luas dibandingkan perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan, pemahaman, sekaligus pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh. Ia menempatkan MTQ KORPRI sebagai salah satu ruang untuk memperkuat nilai kejujuran, amanah, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam pelaksanaan tugas ASN.
Bagi Kemendikdasmen, penguatan karakter tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat.
Keikutsertaan pegawai dalam MTQ juga memberikan ruang untuk mengembangkan potensi di luar tugas kedinasan. Kemampuan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pembentukan pribadi ASN yang lebih seimbang antara kompetensi, pengabdian, dan kehidupan spiritual.
Melalui momentum MTQ VIII KORPRI, Kemendikdasmen berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dapat terus dibawa ke lingkungan kerja. Dengan demikian, penguatan spiritual tidak berhenti di arena perlombaan, tetapi tercermin dalam cara ASN bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....