Universitas Terbuka Siapkan Sertifikasi untuk Tingkatkan Daya Saing Lulusan
- 22 Agt 2026 21:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat kompetensi lulusannya melalui program sertifikasi yang disiapkan di tingkat program studi. Langkah tersebut dilakukan untuk melengkapi ijazah dengan bukti kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka, Prof. Dr. Maman Rumanta, M.Si., mengatakan kebijakan sertifikasi menjadi bagian dari pengembangan kualitas lulusan UT agar memiliki bekal yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, setiap program studi didorong memiliki program sertifikasi yang dapat menjadi pelengkap kompetensi mahasiswa ketika menyelesaikan pendidikan.
"Rektor mensyaratkan setiap program studi itu akan ada program-program sertifikat. Jadi lulusan UT itu memiliki sertifikat sebagai pelengkap dari lulusan," ungkapnya, Sabtu 22 Agustus 2026.
Prof. Maman mengatakan penguatan sertifikasi juga dilakukan pada jenjang pascasarjana. UT bahkan tengah menjalin kerja sama dengan lembaga sertifikasi untuk memastikan kompetensi lulusan memiliki pengakuan yang lebih kuat.
Langkah tersebut dinilai penting karena kebutuhan dunia kerja tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga kemampuan praktis yang dimiliki lulusan.
"Kita ingin supaya lulusan kita siap kerja. Sebenarnya mereka sudah bekerja, tetapi mungkin ingin meningkatkan kompetensinya," katanya.
Sementara itu, Ketua Senat Akademik UT, Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., menekankan bahwa kompetensi lulusan pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan ijazah.
Menurutnya, pendidikan tinggi harus menghasilkan perubahan pada tiga aspek utama, yakni pengetahuan, keterampilan dan sikap.
Ia menjelaskan, pengetahuan membuat seseorang lebih memahami persoalan, keterampilan membuatnya lebih profesional dalam menjalankan tugas, sedangkan sikap membentuk kemampuan untuk bertindak secara arif dan bertanggung jawab.
"Kalau pengetahuannya lebih banyak yang dia ketahui, kalau skill-nya lebih terampil dan lebih profesional. Sedangkan dari sisi sikap, diharapkan menjadi lebih sopan, santun dan arif," ujarnya.
Prof. Chanif menilai perpaduan antara pendidikan akademik dan kompetensi praktis menjadi modal penting bagi lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun menjalankan peran di masyarakat.
Dengan penguatan sertifikasi, UT berharap lulusan memiliki daya jual yang lebih baik serta mampu menunjukkan kompetensi yang dimiliki secara lebih konkret.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UT memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada perolehan ijazah, tetapi menghasilkan lulusan yang benar-benar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....