Sambut Mahasiswa Baru, UT Mataram Dorong Gerakan Green University
- 17 Agt 2026 06:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Sebanyak 520 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Mataram memulai perjalanan akademiknya dengan cara berbeda. Selain mendapat pembekalan mengenai sistem perkuliahan jarak jauh, setiap mahasiswa membawa pulang satu bibit pohon dalam rangkaian Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB), Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Narmada Convention Hall, Hotel Sapadia, Mataram, tersebut merupakan bagian dari Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) UT Mataram untuk mahasiswa tahun akademik 2026/2027 semester ganjil.
OSMB dibuka langsung oleh Direktur UT Mataram, Ronny Basista, Ph.D., dan menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal sistem pendidikan jarak jauh yang diterapkan UT. Mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme pembelajaran, pelaksanaan ujian, registrasi, hingga berbagai layanan akademik dan digital yang akan digunakan selama menjalani perkuliahan.
Namun, perhatian utama dalam kegiatan tersebut tertuju pada gerakan Satu Pohon Satu Mahasiswa. Melalui program ini, setiap mahasiswa baru mendapatkan satu bibit pohon yang diperoleh dengan dukungan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS).
Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen UT Mataram dalam mendorong konsep Green University. Pembagian bibit tidak hanya ditempatkan sebagai kegiatan simbolis dalam penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak awal mahasiswa memasuki dunia perguruan tinggi.
Melalui gerakan tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik dan memperoleh gelar. Mahasiswa juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Pesan “Satu mahasiswa, satu pohon, satu kontribusi nyata untuk lingkungan” menjadi semangat yang diusung dalam program tersebut.
Konsep Green University yang dikembangkan UT Mataram juga dinilai sejalan dengan karakter pembelajaran jarak jauh yang menuntut mahasiswa memiliki kemandirian dan tanggung jawab dalam menjalani proses pendidikan.
Selain mandiri dalam belajar, mahasiswa diharapkan mampu membangun kepedulian terhadap berbagai persoalan di lingkungan sekitar, termasuk persoalan kelestarian alam.
Sebelum menerima bibit pohon, mahasiswa mengikuti berbagai sesi pengenalan mengenai kehidupan akademik di UT. Materi yang diberikan mencakup sistem perguruan tinggi, mekanisme pembelajaran jarak jauh, registrasi, pelaksanaan ujian, serta pemanfaatan layanan digital seperti UT Online dan My UT.
Pembagian bibit pohon kemudian menjadi bagian penutup kegiatan OSMB. Mahasiswa baru bersama pihak kampus juga mengabadikan momentum tersebut melalui dokumentasi dan foto bersama.
UT Mataram berharap gerakan yang dimulai sejak hari pertama mahasiswa memasuki perguruan tinggi tersebut dapat berkembang menjadi kebiasaan dan kesadaran dalam jangka panjang.
Melalui program Satu Pohon Satu Mahasiswa, mahasiswa tidak hanya memulai perjalanan untuk memperoleh ilmu dan gelar akademik, tetapi juga diajak menanam manfaat yang dapat dirasakan oleh lingkungan dan generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....