Penyuluh Agama Bekali Siswa SMPN 15 Mataram Berdakwah Santun dan Moderat

  • 06 Agt 2026 10:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sandubaya, Hj. Rahmi Kusbandiah, M.PD.I, membekali siswa SMP Negeri 15 Mataram dengan materi tentang cara berdakwah yang benar, baik, dan menyenangkan melalui pelatihan yang digelar di lingkungan sekolah pada Jumat 31 Juli 2026.

Pelatihan tersebut diikuti siswa, dewan guru, dan jajaran sekolah sebagai upaya membentuk generasi muda yang mampu menyampaikan nilai-nilai Islam secara santun, moderat, dan sesuai perkembangan zaman.

Dalam pemaparannya, Rahmi menegaskan bahwa seorang da'i merupakan jantung dakwah. Namun, keberhasilan dakwah sangat ditentukan oleh pemahaman terhadap prinsip-prinsip dakwah yang benar.

Menurutnya, langkah pertama yang harus dimiliki seorang pendakwah adalah meluruskan niat semata-mata karena mengharap ridha Allah SWT, bukan mencari popularitas maupun pujian. Niat yang ikhlas akan melahirkan dakwah yang penuh kasih sayang dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menyampaikan dakwah dengan bahasa yang santun, bijaksana, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama. Dakwah, katanya, harus memperkuat persatuan, menghormati keberagaman, dan sejalan dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika serta nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, materi dakwah harus disesuaikan dengan karakteristik audiens. Pendekatan kepada anak-anak, remaja, maupun orang dewasa memerlukan metode dan bahasa yang berbeda agar pesan yang disampaikan mudah dipahami.

Rahmi juga mendorong para pelajar memanfaatkan media digital seperti TikTok, Instagram, dan Facebook sebagai sarana menyebarkan pesan-pesan kebaikan secara kreatif dan bertanggung jawab.

"Akhlak yang baik merupakan dakwah yang paling kuat. Keteladanan dalam kejujuran, kedisiplinan, sopan santun, dan kepedulian kepada sesama jauh lebih efektif daripada sekadar menyampaikan nasihat," ujarnya.

Ia menambahkan, dakwah seharusnya menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, bukan hanya menunjukkan kesalahan. Seorang pendakwah dituntut mampu membimbing umat menuju perubahan yang lebih baik dengan hikmah dan kasih sayang.

Melalui pelatihan tersebut, Rahmi berharap lahir generasi muda yang mampu berdakwah secara santun, moderat, dan inspiratif sehingga menjadi pelopor kebaikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....