Politeknik Narmada Kantongi SK Operasional, Perkuat Pendidikan Vokasi di NTB
- 03 Agt 2026 15:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Politeknik Narmada resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) Operasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Penyerahan SK tersebut menandai berdirinya Politeknik Narmada sebagai perguruan tinggi vokasi baru di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
SK Operasional diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, kepada Ketua Yayasan Lumbung Ilmu Sasak, Ahmad Mustarudin Efendi, didampingi Direktur Politeknik Narmada, Moh Jazuli, di Kantor LLDIKTI Wilayah VIII, Mataram, Senin 3 Agustus 2026.
Kehadiran Politeknik Narmada diharapkan memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di NTB sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).
Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, I Gusti Lanang Bagus Eratodi, mengapresiasi komitmen Yayasan Lumbung Ilmu Sasak dalam menghadirkan perguruan tinggi vokasi yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dan penguatan kolaborasi dengan dunia industri."Perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta berkarakter profesional dan berjiwa wirausaha," ujarnya.
Pada tahap awal, Politeknik Narmada membuka tiga Program Studi Sarjana Terapan (D4), yaitu Bisnis Digital, Bisnis dan Manajemen Ritel, serta Teknologi Rekayasa Logistik.
Program Studi Bisnis Digital dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi di bidang transformasi digital, digital marketing, e-commerce, analisis data bisnis, hingga pengembangan startup."Program Studi Bisnis dan Manajemen Ritel difokuskan pada pengelolaan bisnis modern, pemasaran, pelayanan pelanggan, rantai pasok, dan pengembangan usaha perdagangan," kata Gusti Lanang.
Sementara itu, Program Studi Teknologi Rekayasa Logistik dipersiapkan untuk mencetak tenaga profesional di bidang sistem logistik, transportasi, pergudangan, distribusi barang, serta manajemen rantai pasok.
Ketiga program studi tersebut disusun dengan pendekatan link and match bersama dunia usaha dan industri. Kurikulumnya berbasis kebutuhan pasar kerja dengan porsi pembelajaran praktik, magang industri, sertifikasi kompetensi, serta pemanfaatan teknologi digital agar lulusan siap bekerja maupun membangun usaha sendiri.
Ketua Yayasan Lumbung Ilmu Sasak, Ahmad Mustarudin Efendi, mengatakan terbitnya SK operasional merupakan hasil kerja keras seluruh tim pendiri dan dukungan berbagai pihak.
Menurutnya, legalitas tersebut menjadi awal tanggung jawab besar untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang mampu mencetak lulusan kompeten dan berdaya saing."SK operasional ini bukan sekadar legalitas penyelenggaraan pendidikan tinggi, tetapi menjadi amanah untuk menghadirkan pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi muda yang kompeten, berintegritas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global. Kami berkomitmen membangun Politeknik Narmada sebagai pusat pendidikan vokasi unggulan yang memberi manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan daerah," jelas Mustarudin.
Direktur Politeknik Narmada, Moh Jazuli, menegaskan pihaknya akan mengedepankan budaya mutu, tata kelola yang profesional, penguatan sumber daya manusia, serta memperluas kerja sama dengan pemerintah, industri, dan perguruan tinggi."Kami ingin menjadikan Politeknik Narmada sebagai kampus vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Pembelajaran akan dirancang berbasis praktik, inovasi, dan kolaborasi sehingga lulusan benar-benar siap memasuki dunia kerja maupun menjadi wirausahawan," katanya.
Dengan terbitnya SK operasional tersebut, Politeknik Narmada kini resmi menyelenggarakan pendidikan, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai standar nasional pendidikan tinggi.
Jazuli berharap kehadiran kampus vokasi baru ini mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia di NTB, terutama pada sektor ekonomi digital, perdagangan, logistik, pariwisata, industri kreatif, dan kewirausahaan. "Kehadiran Politeknik Narmada diharapkan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat, khususnya pada sektor ekonomi digital, perdagangan, logistik, pariwisata, industri kreatif, dan kewirausahaan," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....