Unram dan Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas
- 30 Jul 2026 18:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Mataram (Unram) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Badan Standardisasi Nasional (BSN), dan sejumlah pemangku kepentingan untuk mendorong daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui standardisasi produk, hilirisasi inovasi, serta penguatan laboratorium.
Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Unram, Dinas Perdagangan Provinsi NTB, dan BSN di Ruang Tamu Rektor Unram, Selasa 28 Juli 2026. Pertemuan difokuskan pada upaya meningkatkan kualitas produk UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, H. Lalu Wiranata, mengatakan peningkatan daya saing UMKM tidak cukup hanya mengandalkan peningkatan produksi, tetapi juga harus didukung standardisasi, sertifikasi, dan laboratorium yang kredibel.
Menurutnya, pemerintah daerah berencana menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unram untuk memperluas keterlibatan dosen, peneliti, dan mahasiswa dalam pengembangan UMKM berbasis inovasi.
Selain itu, Dinas Perdagangan juga menawarkan pemanfaatan Balai Kemasan dan Balai Kita sebagai showroom produk UMKM sekaligus ruang kolaborasi bagi mahasiswa dalam pengembangan desain produk, pemasaran, hingga inovasi bisnis.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Ia menegaskan kampus siap mengoptimalkan laboratorium sebagai fasilitas bersama yang mendukung peningkatan mutu produk daerah.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi langkah penting agar hasil riset dan inovasi kampus dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.
"Laboratorium tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus mampu mendukung peningkatan kualitas produk daerah dan pengembangan UMKM," ujarnya.
Dalam audiensi itu juga dibahas pengembangan program Desa Mandiri Pangan, Desa Ekspor, penyusunan Buku Statistik Perdagangan NTB, hingga pembangunan Kawasan Industri Perikanan Terpadu (KIPT) yang membutuhkan dukungan tenaga ahli dari Unram.
Sementara itu, BSN menyatakan komitmennya mendampingi pengembangan laboratorium serta lembaga sertifikasi di NTB melalui penyediaan pelatihan, materi, dan pendampingan standardisasi bagi sivitas akademika maupun pelaku UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....