Kolaborasi Gentara Nusa 2026 Perkuat Ketahanan Remaja NTB

  • 28 Jul 2026 20:50 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Forum Gentara NTB dan PIK-M CERAH Unram berkolaborasi menyelenggarakan GENTARA Nusa 2026.
  • Program mengedepankan edukasi pencegahan IRET, pernikahan usia anak, dan literasi finansial digital.
  • GENTARA Nusa 2026 diharapkan melahirkan generasi muda NTB yang tangguh, adaptif, dan berkarakter.

RRI.CO.ID, Mataram - Kolaborasi lintas organisasi kembali diwujudkan melalui program GENTARA Nusa 2026 yang digagas Forum Gentara NTB bersama Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa CERAH Universitas Mataram (PIK-M CERAH Unram). Program ini hadir sebagai upaya memperkuat ketahanan remaja melalui edukasi digital, pencegahan pernikahan usia anak, serta peningkatan literasi finansial di Nusa Tenggara Barat.

Dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Mataram yang menghadirkan Ketua Umum PIK-M CERAH Unram, Maya Sulastri Ningsih, dan Ketua Umum Forum Gentara NTB, Rohadi. Keduanya mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berdaya.

Ketua Umum Forum Gentara NTB, Rohadi, menjelaskan bahwa GENTARA Nusa 2026 merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam menghadapi tantangan yang dihadapi remaja saat ini, mulai dari penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, hingga berbagai ancaman di ruang digital.

"Generasi muda perlu dibekali kemampuan menyaring informasi sekaligus memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Melalui GENTARA Nusa 2026, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang menarik sehingga remaja mampu menjadi pelopor perdamaian, menjaga persatuan, serta bijak dalam memanfaatkan teknologi digital," ungkap Rohadi.

Sementara itu, Ketua Umum PIK-M CERAH Universitas Mataram, Maya Sulastri Ningsih, mengatakan kolaborasi dengan Forum Gentara NTB menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi kepada pelajar melalui program PIK-M School Impact.

"PIK-M tidak hanya berfokus pada pendewasaan usia perkawinan, tetapi juga membangun kesiapan remaja dalam menghadapi kehidupan melalui konseling sebaya, literasi digital, dan penguatan karakter. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut di sekolah-sekolah sebagai gerakan yang berdampak nyata," ujarnya.

Menurut Maya, remaja saat ini memerlukan ruang belajar yang dekat dengan keseharian mereka. Karena itu, GENTARA Nusa 2026 dikemas secara interaktif melalui talkshow edukatif, diskusi, hingga QuizBot Gentara yang memanfaatkan teknologi digital agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Rohadi menambahkan bahwa GENTARA Nusa 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dirancang sebagai gerakan berkelanjutan melalui aktivasi PIK-M School Impact di sekolah-sekolah.

"Kami ingin setelah kegiatan selesai, edukasi tetap berjalan melalui konselor sebaya dan komunitas sekolah. Dengan begitu, semakin banyak remaja yang memahami pentingnya menjaga toleransi, menghindari pernikahan usia anak, serta memiliki kecerdasan finansial sebagai bekal masa depan," tambahnya.

GENTARA Nusa 2026 mengusung tema "Vaksinasi Siber Melalui Gerakan PIK-M School Impact Bagi Remaja NTB Guna Menangkal IRET, Mencegah Pernikahan Usia Anak, dan Mewujudkan Kecerdasan Finansial Digital". Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2026 di Aula BPSDM Dinas Sosial Provinsi NTB dengan melibatkan lebih dari 350 pelajar SMA/SMK dari Kota Mataram dan Lombok Barat, serta menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di NTB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....