Bupati Lotim Serahkan Bantuan pada Harlah Al-Ijtihad Al-Mahsuni

  • 25 Jul 2026 20:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-39 dan Haul Pendiri Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni yang digelar di MTs Al-Ijtihad Danger, Kecamatan Masbagik, Sabtu 25 Juli 2026. Kegiatan bertema "Mengokohkan Iktikad, Menguatkan Ijtihad" tersebut juga dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Lalu Muhammad Iqbal.

Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Pondok Pesantren Al-Ijtihad Al-Mahsuni dalam membina dan mendidik generasi muda. Menurutnya, pesantren telah menunjukkan dedikasi dan keikhlasan yang tinggi dalam membentuk karakter, akhlak, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia hingga mampu melahirkan santri-santriwati berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.

"Jasa para guru, ustaz, dan pengasuh pesantren sangat besar dalam mencetak generasi bangsa yang berilmu, berakhlak, dan mampu bersaing di masa depan. Pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan pendidikan berbasis pesantren," ujar Haerul Warisin.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada Yayasan Al-Ijtihad Al-Mahsuni. Hal ini untuk mendukung pengembangan lembaga pendidikan tersebut.

Sementara itu, Gubernur NTB H. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa keterbatasan dan kesederhanaan bukan menjadi penghalang bagi pesantren untuk melahirkan kader-kader umat yang kelak menjadi pemimpin masa depan. Menurutnya, banyak tokoh bangsa yang lahir dari lingkungan pesantren karena selain memperoleh ilmu pengetahuan, mereka juga dibekali akhlak yang menjadi pedoman dalam kehidupan.

"Keterbatasan bukan alasan untuk tidak melahirkan pemimpin. Pesantren telah membuktikan mampu mencetak banyak tokoh yang memberi manfaat bagi bangsa dan negara," kata Lalu Muhammad Iqbal.

Ia menambahkan bahwa setiap jalur pendidikan memiliki kesempatan yang sama untuk melahirkan generasi sukses. Namun, santri memiliki keunggulan karena dibina dengan nilai-nilai keislaman, ketulusan dalam beribadah, serta akhlak mulia yang menjadi bekal dalam menjalani kehidupan.

Mengakhiri arahannya, Gubernur berpesan kepada seluruh santri agar senantiasa fokus dalam beribadah, tidak mudah tergoda oleh hal-hal yang melalaikan. Ini untuk menjaga semangat saling tolong-menolong dalam kebaikan, serta selalu berbakti kepada kedua orang tua.

"Jika ingin sukses, fokuslah pada ibadah, jangan mudah tergoda oleh hal-hal yang melalaikan, dan jadilah anak-anak yang selalu berbakti kepada orang tua," ujar Gubernur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....