SMKN 3 Mataram Resmi Jadi SMK Model PM dan KKA
- 25 Jul 2026 08:30 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMK Negeri 3 Mataram resmi ditetapkan sebagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Model Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam (PM), Koding, dan Kecerdasan Artifisial (KKA) berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Nomor 24 Tahun 2026. Penetapan tersebut menjadi momentum bagi sekolah untuk memperkuat transformasi pendidikan vokasi yang berkualitas, relevan, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui Rapat Penyusunan Program Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti seluruh pendidik dan tenaga kependidikan itu mengusung tema "Transformasi Kinerja untuk Mewujudkan Pendidikan Vokasi yang Berkualitas, Relevan, dan Berkelanjutan."
Rapat kerja dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi NTB, Syamsul Hadi. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya inovasi guru dalam mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial agar proses pembelajaran semakin relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
"Guru perlu terus berinovasi dalam menerapkan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial agar pembelajaran semakin relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri. Selain itu, pengelolaan kinerja sekolah harus berbasis data sebagai landasan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran," ujar Syamsul Hadi.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, mengatakan rapat kerja menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian sekolah sekaligus menyusun program strategis dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.
"Status sebagai SMK Model merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui inovasi dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan," kata Sulman Haris.
Dalam rapat tersebut juga dipaparkan hasil analisis Rapor Pendidikan oleh Kepala Bina SMK Negeri 3 Mataram, H. Ulil Amry, dilanjutkan dengan pemaparan pengelolaan kinerja sekolah serta Rencana Tindak Lanjut implementasi PM dan KKA oleh kepala sekolah.
Sejumlah program prioritas yang disiapkan meliputi penguatan Teaching Factory (TEFA), penerapan pendekatan STEM, kolaborasi pembelajaran lintas mata pelajaran, penguatan literasi dan numerasi, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk pengembangan media pembelajaran, materi ajar, hingga asesmen.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk kesiapan mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial secara konsisten.
Melalui langkah tersebut, SMKN 3 Mataram menegaskan komitmennya menjadi sekolah vokasi yang adaptif, inovatif, serta siap menjadi rujukan dalam penerapan PM dan KKA di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....