Peminat Lebih Dari 860 Orang, SMAN 2 Mataram Tetap Jadi Magnet dalam SPMB 2026

  • 22 Jun 2026 20:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Mataram kembali terlihat pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026. Hingga memasuki tahap seleksi sistem domisili, jumlah pendaftar tercatat mencapai sekitar 860 orang, jauh melampaui daya tampung sekolah yang hanya tersedia untuk 560 siswa.

Kepala SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., mengatakan seluruh tahapan SPMB sejauh ini berjalan lancar sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Tidak terdapat kendala berarti selama proses penerimaan berlangsung.

"Alhamdulillah pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai juknis yang telah ditentukan. Semua jalur penerimaan berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti," ungkapnya, Senin 22 Juni 2026.

Menurut Abdul Kadir, tingginya jumlah pendaftar menjadi bentuk kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan sekolah. Kondisi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.

"Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi untuk mendaftar di SMAN 2 Mataram. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi kami," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Mataram, Lalu Iskandar, menjelaskan daya tampung sekolah tahun ini mencapai sekitar 560 kursi yang tersebar dalam 14 rombongan belajar.

Menurutnya, hingga saat ini jumlah pendaftar yang tercatat telah mencapai sekitar 860 orang dari seluruh jalur penerimaan yang dibuka.

Jalur prestasi menjadi salah satu jalur yang paling diminati. Tercatat lebih dari 400 calon peserta didik bersaing memperebutkan 168 kursi yang tersedia. Adapun pada jalur domisili, jumlah pendaftar yang telah melakukan verifikasi mencapai 289 orang untuk kuota sebanyak 228 siswa.

Kendati demikian, masyarakat masih memiliki waktu sampai hari Selasa 23 Juni 2026 untuk melakukan pendaftaran jalur domisili.

Lalu Iskandar menilai tingginya minat masyarakat tidak terlepas dari kualitas layanan yang diberikan sekolah selama proses pendaftaran berlangsung.

"Kami mengutamakan pelayanan yang efektif, efisien dan masyarakat terinformasi dengan baik, baik tata cara pendaftaran maupun prosedur dokumen yang harus dipenuhi," katanya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....