Mengenal Meta Plus, Layanan Berlangganan Meta

  • 09 Jun 2026 14:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Media sosial selama ini identik dengan layanan gratis yang dapat digunakan siapa saja. Namun, tren tersebut mulai berubah. Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, resmi meluncurkan layanan berlangganan bernama Meta Plus yang menghadirkan fitur premium di ketiga platformnya. Langkah ini menjadi salah satu strategi terbaru Meta untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal sekaligus membuka sumber pendapatan di luar iklan.

Dilansir dari TechCrunch, Meta mulai meluncurkan paket berlangganan Facebook Plus, Instagram Plus, dan WhatsApp Plus secara global pada Mei 2026. Meski demikian, Meta menegaskan bahwa layanan gratis tetap tersedia dan tidak akan dihapus. Paket Plus hadir sebagai opsi tambahan bagi pengguna yang menginginkan fitur eksklusif dan kemampuan yang lebih lengkap.

Lalu, apa sebenarnya Meta Plus? Secara sederhana, layanan ini menawarkan berbagai fitur premium yang tidak tersedia pada versi reguler. Berdasarkan laporan TechCrunch dan Ynet News, pengguna Instagram Plus dan Facebook Plus dapat menikmati personalisasi profil yang lebih luas, termasuk ikon aplikasi eksklusif, tampilan profil khusus, font bio yang dapat diubah, reaksi premium, hingga akses ke data analitik yang lebih mendalam. Fitur ini ditujukan terutama bagi kreator konten dan pengguna yang aktif membangun komunitas di media sosial.

Sementara itu, WhatsApp Plus difokuskan pada peningkatan pengalaman berkirim pesan. Pengguna mendapatkan akses ke tema eksklusif, stiker premium, pengaturan tampilan yang lebih fleksibel, serta kemampuan mengelola percakapan dengan lebih personal dibandingkan pengguna versi standar.

Dari sisi harga, berdasarkan laporan Bloomberg Technoz, Instagram Plus dan Facebook Plus dibanderol sebesar US$3,99 per bulan, sedangkan WhatsApp Plus dikenakan biaya US$2,99 per bulan. Harga tersebut menjadikan layanan ini berada di kategori langganan digital yang relatif terjangkau bagi pengguna yang memang membutuhkan fitur tambahan.

Bagi sebagian pengguna, kehadiran layanan ini menawarkan sejumlah keuntungan. Konten kreator misalnya dapat memanfaatkan analitik yang lebih detail untuk memahami perilaku audiens, sementara pengguna umum bisa menikmati fitur personalisasi yang lebih beragam. Di sisi lain, sebagian kalangan menilai model berlangganan ini sebagai upaya Meta untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan iklan yang selama ini menjadi sumber bisnis utamanya.

Menurut TechCrunch, Meta juga mengisyaratkan bahwa layanan Plus hanyalah langkah awal. Perusahaan sedang menyiapkan berbagai paket berlangganan lain, termasuk layanan berbasis kecerdasan buatan (AI), fitur untuk kreator, hingga solusi khusus bagi pelaku bisnis.

Kehadiran Meta Plus menunjukkan bahwa ekosistem media sosial terus berkembang. Jika sebelumnya hampir seluruh fitur dapat dinikmati secara gratis, kini pengguna mulai diberikan pilihan antara layanan standar dan premium. Meski belum menjadi kebutuhan bagi semua orang, layanan berlangganan ini menunjukkan arah baru industri media sosial yang semakin menggabungkan personalisasi, teknologi AI, dan model bisnis berbasis langganan. (RRI/Aldi W)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....