Balai Bahasa NTB Kenalkan Literasi Sekolah kepada 114 Siswa SD IT Anak Sholeh

  • 29 Mei 2026 15:23 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Balai Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat memberikan layanan pembinaan bahasa dan sastra bertema “Pengenalan Literasi Sekolah” kepada 114 siswa dan 10 guru SD IT Anak Sholeh Mataram pada Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan pembelajaran di luar kelas tersebut berlangsung di Balai Bahasa Provinsi NTB sebagai bagian dari upaya memperkenalkan literasi sekolah kepada siswa sekolah dasar.

Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Arie Andrasyah Isa, mengapresiasi semangat guru dan siswa SD IT Anak Sholeh Mataram yang menjadikan Balai Bahasa sebagai salah satu ruang pembelajaran literasi.

“Saya mengapresiasi semangat Bapak dan Ibu guru dalam membimbing siswa. Saya mendengar bahwa Balai Bahasa Provinsi NTB sudah sering bekerja sama dengan SD IT Anak Sholeh Mataram dalam hal layanan pembinaan bahasa dan sastra siswa,” ujarnya saat memberikan sambutan di Aula Cilinaya Balai Bahasa Provinsi NTB.

Ia juga berpesan agar para siswa terus semangat belajar dan menjadikan literasi sebagai bagian dari pembelajaran sehari-hari.

Perwakilan guru SD IT Anak Sholeh Mataram, Iwan Hirwan, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar di luar kelas sekaligus menambah wawasan siswa terkait literasi sekolah.

“Kami berharap pembelajaran di luar kelas ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan siswa,” katanya.

Dalam kegiatan itu, siswa diperkenalkan pada materi literasi melalui pembacaan cerita rakyat berjudul “Sate Bulayak Piaqan Papuq” yang dibawakan Baiq Jihan Olvy Wanasatya dan Nurcholis Muslim. Cerita tersebut mengenalkan makanan tradisional khas suku Sasak, yakni sate bulayak.

Selain itu, siswa juga diajak memahami pesan moral dari cerita “Langit Menangis” karya Wasilatul Jannah yang membahas pentingnya disiplin belajar dan menghormati orang tua.

Kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas membaca di ruang perpustakaan dan Kantin Literasi Balai Bahasa NTB. Para siswa dikenalkan dengan berbagai buku literasi sesuai jenjang usia dan tingkat pemahaman mereka.

Balai Bahasa NTB juga menghadirkan permainan literasi berupa tebak kata untuk mengasah kemampuan membaca dan memahami kosakata dasar siswa. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pengisian tugas reviu materi literasi yang didampingi guru dan pendamping teknis Balai Bahasa NTB.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....