SMKN 1 Kopang Targetkan 12 Rombel pada SPMB 2026, Peminat Terus Meningkat

  • 20 Mei 2026 15:05 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – SMKN 1 Kopang mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026. Tingginya minat masyarakat terhadap sekolah kejuruan tersebut membuat pihak sekolah menargetkan pembukaan 12 rombongan belajar (rombel) pada tahun ini.

Waka Kesiswaan SMKN 1 Kopang, Dini Marlina, mengatakan pihak sekolah telah melakukan sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah menengah pertama di wilayah Lombok Tengah sebagai bagian dari tahapan penerimaan siswa baru.

“Untuk SPMB tahun ini kami sudah turun sosialisasi ke sekolah-sekolah sasaran. Ada 25 SMP negeri yang kami datangi di wilayah Kecamatan Kopang, Batukliang, Batukliang Utara, dan Janapria,” ungkapanya, Rabu 20 Mei 2026.

Menurut Dini, sosialisasi dilakukan sejak dua pekan terakhir guna memperkenalkan program-program unggulan sekolah kepada calon siswa. Selain mendatangi sekolah secara langsung, pihak SMKN 1 Kopang juga mulai menghimpun calon peserta didik melalui grup koordinasi daring.

“Calon murid baru yang sudah tergabung dalam grup sekitar 370 orang,” katanya.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap SMKN 1 Kopang. Bahkan pada tahun sebelumnya, kapasitas kelas disebut telah melebihi jumlah ideal.

“Kalau idealnya satu rombel itu 36 siswa, tapi tahun lalu ada yang sampai 40 siswa per kelas,” jelas Dini.

Kondisi tersebut membuat pihak sekolah tidak lagi menerima siswa pindahan untuk kelas 10 karena seluruh kelas sudah terisi penuh sejak awal tahun ajaran.

“Karena kelas penuh semua, sampai sekarang tidak ada siswa pindahan kelas 10 yang kami terima,” ujarnya.

Penambahan rombel tahun ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi di SMKN 1 Kopang. Pihak sekolah menilai kebutuhan terhadap pendidikan berbasis keterampilan terus meningkat karena dianggap lebih dekat dengan dunia kerja.

Selain itu, proses sosialisasi yang dilakukan secara langsung ke sekolah-sekolah dinilai membantu calon siswa memahami pilihan jurusan dan peluang karier setelah lulus dari SMK.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....