Kenaikan Yesus Kristus, Dimaknai sebagai Penguatan Iman dan Toleransi di Sekolah

  • 14 Mei 2026 12:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Umat Kristiani memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus sebagai momentum memperkuat iman, kasih, dan kepedulian terhadap sesama. Di sejumlah sekolah berbasis Kristen di Kota Mataram, peringatan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan rohani yang melibatkan siswa dan tenaga pendidik.

Kepala Sekolah SDK Santonius Ampenan, Yuliana Mulia, mengatakan peringatan Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna mendalam bagi umat Kristiani. Menurutnya, meskipun Yesus telah naik ke surga, kehadiran-Nya tetap diyakini ada dalam hati umat-Nya.

“Jadi kami bisa memaknai Yesus itu selalu ada, walaupun dia sudah naik ke surga, dia selalu ada di dalam hati setiap umat-umatnya. Jadi kami semua terus berusaha untuk bisa meneladani atau melaksanakan apa yang sudah diwartakan Yesus,” jelasnya, Kamis 14 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sekolah terus membiasakan siswa untuk menjalankan nilai-nilai kebaikan melalui doa bersama, ibadah, serta sikap saling menyayangi terhadap teman dan guru. Selain itu, para siswa juga diajak mengikuti doa Rosario selama bulan Mei sebagai bagian dari pembinaan spiritual.

Menurut Yuliana, pihak sekolah juga mewajibkan siswa dan guru mengikuti misa Kenaikan Yesus Kristus serta novena menjelang Hari Pentakosta. Hal tersebut dilakukan agar siswa semakin disiplin dalam kehidupan rohani dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Sementara itu, Bagian Kerohanian Sekolah Kristen Alethea, Lamro Sitanggang, menyampaikan bahwa peringatan Kenaikan Yesus Kristus tahun ini dilaksanakan dengan konsep berbeda. Selain ibadah, sekolah juga mengadakan permainan rohani di luar lingkungan sekolah untuk mempererat kebersamaan siswa.

“Nah untuk momentum besok itu, tahun ini memang kita berbeda. Biasanya kan ibadahnya di sekolah, tapi kali ini kita akan pergi ke Taman Hiburan Rakyat,” katanya.

Lamro menuturkan, Kenaikan Yesus Kristus dimaknai sebagai pengharapan bagi setiap umat yang percaya kepada Tuhan. Selain itu, pihak sekolah juga menanamkan nilai kasih kepada para siswa agar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari tanpa membedakan agama maupun latar belakang.

“Kasih itu juga kita terapkan untuk semua orang. Jadi bukan hanya yang Kristen saja, jadi agama lain pun kita perlu mengasihi seperti itu,” ucapnya.

Melalui peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus, sekolah berharap para siswa dapat semakin memahami nilai kasih, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....