Tanamkan Nilai Kebangsaan Siswa, Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Digelar di MAN 2 Mataram

  • 06 Mei 2026 17:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI digelar di MAN 2 Mataram sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman kebangsaan di kalangan generasi muda. Kegiatan ini menghadirkan Anggota DPD RI Dapil NTB, Evi Apita Maya, yang secara langsung menyampaikan materi kepada para siswa.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik. Sosialisasi ini menjadi ruang edukatif untuk memperkenalkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya selalu melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini kepada generasi muda, karena tantangan bangsa ke depan sangat berat dengan masuknya berbagai faktor eksternal yang mempengaruhi budaya, etika, dan sikap,” jelas Evi Apita Maya, Selasa 5 Mei 2026.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan agama mana pun dan justru menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa. Selain itu, pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air terus ditekankan sebagai bekal generasi muda menghadapi tantangan global.

Pelaksanan Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar di MAN 2 Mataram.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekayaan yang tidak dimiliki negara lain. Nilai Bhinneka Tunggal Ika dinilai menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan bangsa.

“Generasi muda harus terus ditanamkan rasa cinta tanah air agar semakin kuat menjaga NKRI di tengah berbagai tantangan,” ujar Evi.

Di sisi lain, Kepala MAN 2 Mataram, Sumber Hadi, menyambut positif kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan karakter siswa. Ia menilai kehadiran tokoh nasional mampu memberikan inspirasi langsung kepada peserta didik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi antara siswa dengan tokoh publik yang memiliki pengalaman luas di tingkat nasional. Hal ini dinilai mampu membuka wawasan dan memperluas perspektif siswa terhadap masa depan.

“Saya sangat bersyukur atas kehadiran beliau karena dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi anak-anak kami,” ungkapnya.

Menurutnya, semakin sering siswa bertemu dengan figur inspiratif, maka akan semakin besar peluang mereka untuk memiliki cita-cita tinggi. Lingkungan yang positif dinilai berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya nilai kebangsaan. Pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap isu kebangsaan.

“Saya yakin anak-anak kami akan menjadi orang-orang hebat pada masanya ketika sering bertemu dengan tokoh inspiratif,” ujar Sumber Hadi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....