Unram Perkuat Konservasi Laut melalui Pelatihan Coral Spawning Berbasis Sains

  • 30 Apr 2026 16:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Mataram (Unram) memperkuat upaya konservasi laut melalui pelatihan coral spawning sebagai pendekatan berbasis sains dalam menjaga keberlanjutan ekosistem terumbu karang. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi akademik yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas, riset, serta implementasi langsung di lapangan.

Fenomena coral spawning dinilai sebagai proses ekologis penting dalam siklus hidup terumbu karang karena menjadi indikator kesehatan ekosistem laut. Dalam kondisi tertentu, karang secara serentak melepaskan gamet ke kolom air, sehingga membuka peluang pengembangan metode restorasi berbasis reproduksi alami.

Program COSMARINDO (Coral Spawning Monitoring and Awareness for Restoration Network Indonesia) menjadi salah satu inisiatif strategis yang digagas melalui kerja sama Program Studi Ilmu Kelautan Unram dengan Luminocean. Program ini mengintegrasikan kegiatan monitoring, pelatihan, dan implementasi konservasi berbasis lapangan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan workshop daring pada Januari 2025 yang membahas dasar teori reproduksi karang. Selanjutnya, workshop tatap muka digelar di Unram pada Mei 2025 dengan menghadirkan Douglas Fenner untuk memperkuat pemahaman taksonomi karang.

Pelatihan intensif kemudian dilaksanakan pada November 2025 di Banda Neira dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Kegiatan ini fokus pada observasi langsung, dokumentasi, serta analisis faktor lingkungan yang memengaruhi keberhasilan reproduksi karang.

Implementasi hasil pelatihan dilakukan pada April 2026 di Gili Asahan melalui kolaborasi dengan Seachange Indonesia. Kegiatan tersebut mencakup monitoring coral spawning dan eksplorasi restorasi berbasis reproduksi alami yang direncanakan berkelanjutan sepanjang tahun 2026.

Dosen Program Studi Ilmu Kelautan Unram, Mahardika Rizqi Himawan, S.I.K., M.Si dan Wiwid Andriyani Lestariningsih, S.Si., M.Si, menjadi koordinator kegiatan yang juga melibatkan mahasiswa secara aktif. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai calon peneliti yang mengembangkan topik ini dalam penelitian akademik.

Melalui pendekatan terintegrasi antara riset, pendidikan, dan implementasi, Unram menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi konservasi terumbu karang di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....