Undikma Perkuat Soft Skill dan Komunikasi Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

  • 27 Apr 2026 12:39 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Perubahan kebutuhan dunia kerja mendorong perguruan tinggi untuk menyesuaikan metode pembelajaran. Tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, penguatan soft skill kini menjadi prioritas utama dalam mencetak lulusan berkualitas.

Keterampilan komunikasi, adaptasi, dan kepercayaan diri menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan seseorang di dunia profesional. Hal ini berlaku tidak hanya di sektor pendidikan, tetapi juga di berbagai bidang lainnya.

Dalam konteks tersebut, Rektor Undikma Mataram, Prof. Drs. Basuki Widodo, M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya kemampuan komunikasi sebagai kompetensi utama mahasiswa. Ia menyebut bahwa kecerdasan tanpa kemampuan menyampaikan ide tidak akan maksimal.

“Ada banyak orang pintar, tetapi tidak mampu mengomunikasikan gagasannya dengan baik, sehingga potensinya tidak terlihat,” terangnya, Senin 27 April 2026.

Menurutnya, mahasiswa pendidikan memiliki keunggulan karena dibekali kemampuan pedagogik yang melatih cara menyampaikan materi secara efektif. Hal ini menjadi modal penting ketika mereka terjun ke dunia kerja.

Selain itu, penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, juga menjadi perhatian dalam proses pembelajaran di Undikma. Kemampuan ini dinilai penting, terutama mengingat potensi daerah seperti NTB yang berkembang di sektor pariwisata.

“Mahasiswa harus mampu berkomunikasi secara global, karena peluang kerja tidak lagi terbatas secara lokal,” katanya.

Ia menambahkan, integritas dan sikap profesional juga menjadi bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. Nilai-nilai tersebut diajarkan melalui pendekatan pedagogik selama proses pendidikan berlangsung.

Dengan kombinasi antara hard skill dan soft skill, lulusan diharapkan mampu bersaing di berbagai sektor. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan meningkatnya jumlah lulusan setiap tahunnya.

Undikma juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan di luar kelas sebagai sarana pengembangan diri. Aktivitas organisasi, pelatihan, hingga magang menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi mahasiswa.

“Pengalaman di luar kelas sangat penting untuk membentuk kepercayaan diri dan kemampuan adaptasi mahasiswa,” ujarnya.

Melalui pendekatan ini, Undikma berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan interpersonal yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....