Rektor UIN Mataram Apresiasi Sinergi Kemenag NTB Sukseskan SPAN PTKIN 2026

  • 09 Mar 2026 08:35 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., mengapresiasi sinergi antara Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama madrasah, sekolah, dan pondok pesantren dalam menyukseskan pelaksanaan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) tahun 2026.

Kolaborasi tersebut dinilai berperan penting dalam meningkatkan partisipasi siswa di NTB yang berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri, khususnya di UIN Mataram.

Berdasarkan data panitia penerimaan mahasiswa baru, sebanyak 524 sekolah, madrasah, dan pondok pesantren di NTB telah melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebagai tahap awal seleksi. Dari jumlah tersebut, tercatat 2.977 siswa telah menyelesaikan finalisasi pendaftaran dan memilih UIN Mataram sebagai salah satu tujuan studi melalui jalur SPAN PTKIN 2026.

Prof. Masnun menegaskan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya lembaga pendidikan di bawah koordinasi Kementerian Agama.

“Keberhasilan pelaksanaan SPAN PTKIN tahun ini tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang kuat. Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat, seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-NTB, para kepala sekolah, kepala madrasah, serta pimpinan pondok pesantren yang telah memberikan dukungan penuh dalam proses pengisian PDSS hingga finalisasi pendaftaran siswa,” tuturnya, Senin 9 Maret 2026.

Menurutnya, peran aktif sekolah, madrasah, dan pesantren dalam mendampingi para siswa selama proses pendaftaran menjadi faktor penting dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda di daerah.

Ia menambahkan, pendampingan tersebut membantu memastikan setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi akademik.

Prof. Masnun juga menilai meningkatnya jumlah pendaftar melalui jalur SPAN PTKIN menjadi indikator bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap UIN Mataram sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ke depan, ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, serta lembaga pendidikan menengah di Nusa Tenggara Barat dapat terus diperkuat.

“Kerja sama ini penting untuk menyiapkan generasi muda yang unggul secara akademik, berkarakter kuat, serta memiliki kedalaman nilai-nilai keislaman,” katanya.

SPAN PTKIN merupakan jalur seleksi nasional berbasis prestasi yang memberikan kesempatan bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tanpa melalui ujian tertulis. Proses seleksi dilakukan berdasarkan rekam jejak akademik serta capaian prestasi siswa selama menempuh pendidikan di sekolah atau madrasah.

Dengan tingginya partisipasi sekolah dan siswa pada tahun ini, UIN Mataram optimistis dapat menjaring calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Barat yang diharapkan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pembangunan masyarakat yang lebih maju dan berkeadaban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....