SMKN 3 Mataram Maksimalkan Layanan Pendidikan Melalui LMS
- 06 Mar 2026 08:11 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – SMKN 3 Mataram terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran digital. Inovasi ini ditujukan untuk memastikan proses pembelajaran tetap berjalan optimal, khususnya bagi murid kelas XII yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).
Penggunaan LMS ini menjadi salah satu strategi sekolah dalam mendukung ketercapaian 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), terutama pada Standar Proses dan Standar Penilaian. Melalui platform tersebut, guru dapat menyampaikan materi pembelajaran sekaligus melaksanakan penilaian secara daring.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, I Komang Yogi Sukmantara, secara resmi menyosialisasikan penggunaan LMS kepada para guru pada Rabu (4/3). Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perwakilan guru, yakni seluruh ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di lingkungan sekolah.
Menurut Yogi, LMS dirancang untuk menjawab tantangan pembelajaran bagi murid kelas XII yang pada semester lima melaksanakan PKL di Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), serta menjalani persiapan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada semester enam. Kondisi tersebut membuat pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan secara maksimal.

“Melalui LMS, pembelajaran tetap bisa berlangsung meskipun murid sedang melaksanakan PKL. Guru dapat memberikan materi, tugas, maupun penilaian secara daring,” ujarnya.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tim kurikulum dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah tersebut.
Ia menilai kehadiran LMS mampu menjawab berbagai kendala yang selama ini dirasakan guru, terutama terkait proses pembelajaran dan pemberian nilai bagi murid kelas XII yang menjalani PKL selama satu semester di DUDIKA.
“Sekolah sangat mendukung inovasi ini karena dapat membantu guru dan murid tetap terhubung dalam proses pembelajaran,” kata Sulman.
Para guru pun menyambut implementasi LMS dengan antusias. Platform ini dinilai mampu mempermudah proses pembelajaran serta penilaian, sekaligus memberikan akses yang lebih fleksibel bagi murid untuk memperoleh materi pelajaran.
Dengan adanya LMS, murid dapat mengakses materi kapan saja dan dari mana saja, sehingga tidak khawatir tertinggal pembelajaran meskipun sedang berada di lokasi PKL.
Ke depan, sekolah berharap pola pembelajaran digital seperti ini dapat terus dikembangkan. Selain meningkatkan efektivitas pembelajaran, langkah tersebut juga diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan raport mutu sekolah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....