PLT Mikrohidro Ikut Sediakan Listrik untuk Warga NTB
- 28 Feb 2026 21:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTMH sangat identik dengan keberadaan operator yang setia menunggu dan merawat pembangkit agar tetap hidup dan memberi aliran listrik kepada warga yang membutuhkan. Bila menyebut PLTMH saat ini, maka jumlahnya sudah sangat berkurang dibanding beberapa tahun lalu, saat NTB mengalami krisis listrik dengan capaian rasio elektrifikasi yang cukup rendah.
Dalam artian, saat itu, masih banyak kepala keluarga di NTB yang belum terlayani aliran listrik hingga ke tempat tinggalnya. Namun sekarang, setelah listrik kemudian menjangkau sebagian besar perdesaan di NTB, beban PLTMH pun berkurang.
Hanya beberapa masyarakat mengaku masih membutuhkan suplai dari PLTMH karena iuran yang murah, yang ramah lingkungan, dan mengedepan pelestarian lingkungan. Sehingga meski suplai dari PT PLN telah diakses, suplai dari PLTMH pun tetap diperlukan.
Kegigihan maupun kecintaan terhadap PLTMH, setidaknya tergambar dari operasi PLTMH di Dusun Selenaik, Desa Sedau, Narmada, Lombok Barat. PLTMH berkekuatan 25 Kilo Watt ini telah mampu melayani hampir setengah penduduk desa dan mencegahnya dari krisis listrik. Melalui retribusi yang murah, kepala keluarga di Dusun Selenaik misalnya, sudah mampu menikmati penerangan lampu dari suplai PLTMH. Biaya yang dikeluarkan tak lebih dari 40 ribu rupiah per bulan.
Operator PLTMH Desa Sedau Musdah mengatakan, pada awal-awal pembangunan PLTMH dulu, pihaknya sempat merasakan kesulitan menarik iuran dari warga karena menganggap bahwa persoalan listrik adalah persoalan negara. Tetapi seiring sejalan kebutuhan mengalahkan segalanya dan warga berangsur-angsur sadar akan kewajibannya.
Mengoperasikan PLTMH ada seninya, kata Musdah, ketika diwawancara RRI belum lama ini, yakni mesti mengenal suara mesin turbin, panasnya suhu di dekat generator, atau naik turunya kekuatan arus listrik yang diukur melalui amperemeter. Sehingga bila ada suara ganjil, panas di generator, atau turun naiknya jarum ampere dapat menunjukan bahwa mesin PLTMH butuh diperhatikan.
Keberadaan PLTMH Desa Sedau, Narmada, dulu dan sekarang berawal dari program Desa Mandiri Energi yang menjadi program trobosan milik Dinas Energi Sumber Daya Mineral NTB untuk mengatasi krisis listrik sejak tahun 2009 di NTB. Terobosan itu berupa pengembangan energi terbarukan periode 2009 – 2013 serta program pengembangannya hingga saat ini. Energi terbarukan yang dimaksud adalah Daerah Mandiri Energi berbasis tenga surya, dan mikrohidro.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....