Unram dan Tara Ocean Foundation Jajaki Kolaborasi Riset Terumbu Karang

  • 28 Feb 2026 20:42 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Mataram menerima kunjungan resmi dari Tara Ocean Foundation bersama perwakilan Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia dalam pertemuan di Ruang Sidang Rektor. Agenda tersebut membahas peluang kolaborasi internasional dalam riset ketahanan terumbu karang melalui ekspedisi ilmiah Tara Coral.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unram, Prof. Akmaluddin, S.T., M.Sc.(Eng.), Ph.D., menyampaikan bahwa kerja sama ini relevan dengan tantangan global terkait degradasi ekosistem laut.

“Merupakan kehormatan bagi kami menyambut kehadiran Ms. Aliénor Bourdais dan Ms. Yasmeen Dridi. Kami sangat antusias dengan diskusi kita pada hari ini, sebuah misi ilmiah ambisius yang berfokus pada ketahanan terumbu karang di kawasan Coral Triangle. Di tengah penurunan ekosistem terumbu karang global, riset yang menyoroti mengapa sebagian terumbu tetap stabil menjadi sangat penting untuk merumuskan strategi konservasi yang efektif,” jelasnya, Kamis 19 Februari 2026.

Operations Manager Tara Foundation, Ms. Aliénor Bourdais, menjelaskan bahwa kapal riset schooner Tara tengah menjalankan ekspedisi bertajuk Tara Coral. Misi tersebut dirancang untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung ketahanan terumbu karang di kawasan Coral Triangle dan wilayah sekitarnya.

“Ketika terumbu karang di berbagai belahan dunia mengalami degradasi, terumbu di Coral Triangle menunjukkan ketahanan yang relatif stabil. Ekspedisi ini, yang dirancang bersama institusi ilmiah lokal, bertujuan memberikan wawasan baru untuk strategi konservasi sekaligus meningkatkan kesadaran global akan potensi ketahanan terumbu karang unik ini,” jelasnya.

Ekspedisi Tara Coral melibatkan sekitar 40 laboratorium dari 18 negara serta didukung sejumlah institusi lokal, termasuk University of Papua, Sea Chance, dan Blue Alliance. Tara Ocean Foundation membuka peluang bagi Unram untuk bergabung dalam konsorsium ilmiah internasional tersebut sebagai mitra penelitian.

Keterlibatan Unram dinilai strategis mengingat posisinya di wilayah pesisir dengan kekayaan biodiversitas laut yang tinggi. Partisipasi dalam Tara Coral diharapkan memperkuat kapasitas riset kelautan Unram sekaligus memperluas kontribusi Indonesia dalam konservasi terumbu karang global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....