Mahasiswa Unram Didorong Berdampak lewat Wirausaha dalam Sosialisasi P2MW 2026
- 28 Feb 2026 20:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Universitas Mataram menggelar Sosialisasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 di Gedung Dome Unram dengan mengusung semangat “Berawal dari Mahasiswa, Berdampak melalui Wirausaha.” Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan menghadirkan usaha yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unram, Dr. Sujita, S.T., M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa P2MW membuka peluang bagi mahasiswa untuk bertransformasi dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
“Bagaimana kita menciptakan produk dan memasarkan produk tersebut adalah bagian dari persiapan menghadapi dunia kerja. Gunakan keahlian yang didapat di kampus untuk mengembangkan usaha kalian. Ayo menjadi wirausaha,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.
Pada kesempatan yang sama, Rini Nofrida, S.TP., M.Si. menyampaikan pengantar program dengan menekankan pentingnya dampak sosial dalam setiap usaha mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa P2MW tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pada pembentukan karakter wirausaha yang adaptif dan kolaboratif. Mahasiswa yang berhasil melaju hingga KMI Expo berpeluang memperluas jejaring, memperoleh wawasan baru, hingga bertemu calon investor.
Program P2MW terdiri atas dua tahapan, yakni Tahap Awal dan Tahap Bertumbuh, dengan enam kategori bidang usaha meliputi makanan dan minuman, budidaya, industri kreatif seni dan budaya, jasa dan perdagangan, manufaktur dan teknologi terapan, serta bisnis digital. Skema ini dirancang untuk mengakomodasi keragaman ide dan latar belakang disiplin ilmu mahasiswa.
Inspirasi turut dihadirkan dari capaian mahasiswa Unram pada KMI Expo 2025. Tim TuChips Citra Bela Qur’ani meraih Juara 2 kategori Makanan dan Minuman (Tahap Awal), sementara Tim Radiant Sea yang diwakili Dwi Safitri meraih Juara Harapan 2 kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan (Tahap Bertumbuh). Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa gagasan kreatif mahasiswa dapat berkembang menjadi produk inovatif yang kompetitif.
Adhitya Bayu Suryantara, MSA, turut memaparkan panduan teknis P2MW, termasuk strategi penyusunan proposal dan pengembangan model bisnis yang berkelanjutan. Mahasiswa didorong memahami aspek perencanaan usaha secara sistematis agar mampu bersaing secara nasional.
Pelaksanaan P2MW 2026 dimulai pada Februari hingga 7 April sebagai batas akhir unggah proposal. Pada pekan keempat April akan diumumkan perguruan tinggi pelaksana beserta peserta yang lolos seleksi. Program berjalan intensif mulai Mei hingga Oktober, dengan batas akhir laporan kemajuan pada minggu ketiga Juli. Puncak kegiatan dijadwalkan pada minggu ketiga September 2026 melalui KMI Expo sebagai ajang unjuk karya sekaligus perluasan jejaring usaha.
Melalui sosialisasi ini, Unram menegaskan komitmennya dalam mendorong ekosistem kewirausahaan kampus yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus membentuk mahasiswa yang inovatif, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....