Sinergi Lintas Sektor, Perkuat Gerakan Literasi di NTB
- 28 Feb 2026 19:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Penguatan literasi di NTB tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB, Dr. H. Ashari, S.H., M.H., menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Ia menyebut kolaborasi menjadi fondasi keberhasilan gerakan literasi.
Menurutnya, program literasi harus melibatkan berbagai komponen. Tanpa dukungan bersama, dampaknya tidak akan maksimal.
“Ke depan kita akan undang semua pihak yang sudah bekerja sama. Implementasinya harus berkelanjutan,” terangnya, Sabtu 28 Februari 2026.
Ia menilai kegiatan literasi harus dirancang dengan target jelas. Setiap agenda diarahkan pada peningkatan minat baca masyarakat.
Kerja sama ini mencakup lembaga pendidikan, komunitas, hingga pemangku kebijakan. Sinergi tersebut memperluas jangkauan program literasi.
Ashari menegaskan bahwa literasi bukan hanya tanggung jawab dinas. Perlu partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Ia juga membuka ruang masukan untuk penyempurnaan program. Evaluasi dilakukan agar strategi semakin tepat sasaran.
“Kita ingin masyarakat memahami bahwa literasi itu kebutuhan. Tanpa membaca, sulit berbicara tentang kemajuan,” katanya.
Kolaborasi ini juga mendukung program pembangunan daerah. Literasi menjadi salah satu indikator kualitas sumber daya manusia.
Ashari berharap gerakan literasi dapat menjadi budaya kolektif. Bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
Dengan dukungan lintas sektor, perpustakaan akan lebih dinamis. Perannya tidak hanya sebagai penyedia buku, tetapi pusat edukasi masyarakat.
Ia optimistis gerakan ini akan memperkuat fondasi intelektual daerah. Sinergi menjadi kunci menuju ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....