Media dan Duta Bahasa Dilibatkan, Strategi Baru Hidupkan Bahasa Daerah

  • 28 Feb 2026 18:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Bahasa daerah membutuhkan ruang aktualisasi di luar ruang kelas. Media dan platform digital dinilai memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan revitalisasi.

Plt. Kepala Balai Bahasa Provinsi NTB, Zamzam Hariro, menyatakan bahwa kolaborasi dengan media menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Ia menilai penyebaran konten berbahasa daerah harus lebih masif.

“Kami berharap ada kolom atau siaran berbahasa daerah. Media bisa menjadi mitra strategis,” tuturnya, Sabtu 28 Februari 2026.

Menurutnya, pendekatan konvensional saja tidak cukup. Bahasa daerah perlu hadir dalam podcast, siaran radio, hingga media sosial.

Balai Bahasa juga melibatkan Duta Bahasa untuk memperluas kampanye kebahasaan. Generasi muda dianggap memiliki daya jangkau yang kuat di ruang digital.

“Kami akan aktifkan podcast atau konten berbahasa daerah. Duta Bahasa akan kami libatkan,” katanya.

Pendekatan ini sekaligus menjawab tantangan generasi alfa yang cenderung akrab dengan teknologi. Bahasa daerah perlu dikemas secara kreatif agar tetap relevan.

Ia menilai globalisasi membawa perubahan pola komunikasi masyarakat. Namun perubahan tersebut tidak boleh menghilangkan identitas linguistik lokal.

Fenomena sekolah internasional pun menjadi sorotan. Menurutnya, beberapa sekolah internasional justru menunjukkan minat mempelajari bahasa daerah.

“Yang datang ke kami justru sekolah internasional. Mereka ingin memasukkan bahasa daerah ke kurikulum,” ungkapnya.

Situasi tersebut disebutnya sebagai ironi sekaligus peluang. Ketika pihak luar tertarik mempelajari budaya lokal, masyarakat sendiri perlu meningkatkan kepedulian.

Balai Bahasa memandang revitalisasi harus melibatkan berbagai sektor. Sinergi pemerintah, media, dan komunitas menjadi kunci keberhasilan.

Dengan strategi multi-kanal, bahasa daerah diharapkan tetap hidup di tengah transformasi digital. Perubahan zaman harus direspons dengan inovasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....