Baca Berita Itu Nggak Kuno, Kok!

  • 09 Feb 2026 09:01 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Di tengah masifnya media sosial dan konten serba cepat, membaca berita kerap dianggap sebagai kebiasaan lama yang kurang diminati oleh Gen Z dan Gen Alpha. Arus informasi yang didominasi video singkat dan unggahan instan sering kali membuat berita dipersepsikan sebagai sesuatu yang berat dan membosankan. Padahal, di era digital yang penuh informasi ini, membaca berita justru menjadi keterampilan penting agar generasi muda tidak sekadar terpapar informasi, tetapi juga mampu memahami konteks, latar belakang, dan kebenarannya secara utuh.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa literasi digital, termasuk kemampuan mengonsumsi berita secara cerdas, merupakan kunci dalam menghadapi maraknya hoaks dan disinformasi di ruang digital. Membaca berita dari sumber tepercaya membantu masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak mudah terjebak pada judul sensasional, potongan informasi yang menyesatkan, maupun narasi yang belum terverifikasi. Dengan kebiasaan membaca berita yang baik, publik dapat membedakan antara fakta, opini, dan manipulasi informasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretariat Kabinet Republik Indonesia juga menekankan bahwa literasi media berperan penting dalam membentuk sikap kritis masyarakat terhadap informasi yang beredar. Berita yang disusun berdasarkan prinsip jurnalistik menghadirkan data yang akurat, narasumber yang jelas, serta sudut pandang yang berimbang. Hal ini menjadi fondasi penting agar pembaca tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar.

Bagi Gen Z dan Gen Alpha, membaca berita tidak harus dilakukan dengan cara konvensional. Kini, berita hadir dalam berbagai format yang lebih dekat dengan keseharian anak muda, mulai dari artikel digital, audio berita, hingga konten visual di platform resmi media. Yang terpenting adalah konsistensi dalam mengakses informasi dari sumber yang kredibel dan bertanggung jawab. Membaca berita bukanlah kebiasaan kuno, melainkan bekal penting untuk membentuk generasi yang kritis, sadar informasi, dan siap berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat. (RRI/Irene Dyah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....