Dahsyatnya Letusan Gunung Tambora di Sumbawa
- 11 Nov 2025 13:04 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Ternyata letusan gunung berapi terdahsyat di dunia berasal dari salah satu gunung di Indonesia yaitu Gunung Tambora. Gunung Tambora letaknya di Pulau Sumbawa. Letusannya pada tahun 1815 begitu besar sampai mampu mengubah iklim dunia dan meninggalkan jejak sejarah yang masih dirasakan hingga saat ini.
Dalam laman Instagram RRI Official menyebutkan letusan Gunung Tambora terjadi tahun 1815, tepatnya pada tanggal 10 April. Saat itu langit Sumbawa berubah gelap total, bahkan suara dentuman besar terdengar sampai ke Sumatera, yang mana jaraknya lebih dari 2000 kilometer. Abu vulkanik dari letusan tersebut membumbung hingga 40 kilometer ke atmosfer. Seluruh wilayah sekitar tertutup abu setebal berpuluh-puluh sentimeter. Ledakan itu diperkirakan melepaskan energi setara dengan 170.000 kali bom Hiroshima, yang menjadikannya letusan gunung berapi terdahsyat dalam sejarah modern. Bahkan kekuatannya jauh melampaui letusan Gunung Krakatau pada 1883.
Dibalik dahsyatnya ledakan itu terdapat kisah duka yang mendalam karena banyaknya korban jiwa. Lebih dari 90 ribu orang meninggal dunia. Sebagian karena letusan langsung, Sebagian lagi karena kelaparan dan penyakit setelah bencana. Saat itu seluruh daerah Kerajaan Tambora hilang lenyap ditelan abu dan lava. Puluhan desa hancur, lautan tertutup batu apung dan gelombang tsunami mencapai pantai-pantai di Sulawesi hingga Kalimantan.
Para Sejarawan menyebutkan, letusan ini benar-benar mengahapus satu peradaban dari peta dunia. Ternyata dampaknya pun tidak berhenti di Indonesia saja. Abu gunung Tambora menyebar ke seluruh dunia sampai menutupi atmosfer dan menurunkan suhu global hingga 3 derajat celcius. Akibatnya tahun 1816 dikenal sebagai The Year Without Summer, yang artinya adalah tahun tanpa musim panas. Di Eropa dan Amerika salju turun pada bulan Juli, tanaman gagal panen dan jutaan orang kelaparan. Bahkan kondisi cuaca ekstrem itu menginspirasi munculnya karya sastra terkenal dunia seperti Novel Frankenstein karya Mary Shelley.
Dari bencana besar itu kini terdapat Taman Nasional Gunung Tambora dan situs geologi penting dunia. Para ilmuan dari berbagai dunia datang ke Tambora untuk mempelajari bagaimana letusan ini membentuk ulang iklim dan kehidupan manusia.
Tambora menjadi pengingat betapa kecilnya manusia di hadapan kekuatan alam. Namun juga betapa pentingya kita menjaga keseimbangan bumi tempat kita hidup. Letusan Gunung Tambora bukan hanya peristiwa sejarah tapi juga menjadi pelajaran besar tentang alam kehidupan dan ketahanan manusia. Dari Sumbawa kisah ini dikenal di seluruh penjuru dunia, mengingatkan kita bahwa di balik bencana selalu ada hikmah dan ilmu yang bisa kita pelajari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....