Ini Trik Umrah Mandiri Agar Aman dan Nyaman
- 29 Okt 2025 09:01 WIB
- Mataram
KBRN.Mataram: Melaksanakan perjalanan ibadah seperti umrah menjadi salah satu impian bagi umat Islam termasuk umat islam yang berada di Indonesia. Keinginan untuk berangkat umrah ini menjadi tantangan tersendiri dikarenakan biaya yang tidak murah yang wajib menjadi kesiapan dari para calon jemaah umrah.
Seperti diketahui, beberapa jamaah umrah diketahui melakukan secara mandiri tanpa memakai jasa travel, harapannya adalah untuk menekan biaya perjalanan dan agar lebih bebas melaksanakan ibadah selama di tanah suci.
Keinginan masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah secara mandiri disambut baik oleh pemerintah dengan diterbitkannya UU No 14 tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, pasal 86 ayat 1 huruf b menyatakan perjalanan ibadah umrah bisa dilakukan secara mandiri. Padahal sebelumnya, umrah hanya bisa dilakukan melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
Pada pasal 86 undang-undang tersebut di jelaskan bahwa, perjalanan Ibadah Umrah dilakukan: a. melalui PPIU; b. secara mandiri; atau c. melalui Menteri.
Baca juga Satu Nusa,Satu Bangsa,Satu Semangat Sumpah Pemuda
Meski demikian, untuk menjalankan ibadah umrah tentu dibutuhkan beberapa persiapan matang, bahkan Prof. DR. Muhammad Saleh Ending, akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang pernah beberapa kali menjalani ibadah umrah mandiri menjelaskan bahwa, para calon jemaah haji harus benar-benar paham medan yang akan dihadapi selama menjalani ibadah umrah di tanah suci. Di antaranya adalah pemahaman tentang tata cara ibadah umrah, kemampuan bahasa karakter serta budaya di tanah suci.
Ending juga menjelaskan bahwa faktor keamanan juga perlu dipertimbangkan sebab meski pun berada di tanah suci, kemungkinan terjadi tindakan yang tidak menyenangkan tetap dapat terjadi. "saya beberapa kali ke tanah suci, karena di sana ada keluarga maka saya tidak perlu atau memerlukan pendampingan dari pihak travel karena memang saya mempersiapkan diri dengan memahami tahapan ibadah umrah dan juga karena saya memiliki keluarga yang tinggal di sana" ujarnya dalam siaran OPSI Pro 1 RRI Mataram, Rabu, 29/10/2025.
Baca juga Wastra NTB yang Mendunia,Tampil di Istana Dalam Loka
Berikut beberapa tips dan trik yang diperlukaan saat ingin melaksanakan ibadah umrah mandiri:
1. Pastikan Anda sudah memahami rukun-rukun umrah, tata cara ihram, tawaf, sa’i, dan lainnya.
2. Perencanaan matang
- Buat jadwal keberangkatan dan kepulangan.
- Pesan tiket dan hotel jauh sebelumnya agar harga lebih baik.
- Riset akomodasi, jarak ke Masjidil Haram/Masjid Nabawi, transportasi lokal.
3. Dokumen lengkap + persiapan administratif
- Paspor dengan masa berlaku cukup.
- Visa umrah resmi (sesuai regulasi Saudi dan Indonesia).
- Bukti pemesanan hotel, tiket pulang-pergi.
- Sertifikat vaksin (misalnya vaksin meningitis) jika diwajibkan.
4. Persiapan fisik, mental & kesehatan
- Karena banyak berjalan kaki, naik/turun, gunakan sepatu yang nyaman.
- Pelajari sedikit bahasa Arab dasar atau minimal frasa-penting.
- Siapkan mental untuk keramaian, cuaca ekstrem, perubahan jadwal.
5. Transportasi & akomodasi mandiri
- Pilih hotel dekat lokasi masjid utama bila memungkinkan agar ibadah lebih mudah.
- Kenali sistem transportasi lokal (bus, kereta, ride-hail) untuk berpindah di Makkah/Madinah.
6. Anggaran & biaya
- Karena tidak menggunakan paket rombongan, Anda bisa lebih fleksibel memilih maskapai, hotel, jadwal.
- Tetapkan anggaran jelas: tiket, hotel, makan, transport lokal, oleh-oleh, dana darurat.
7. Etika, keamanan, dan kewaspadaan
- Hormati aturan setempat (pakaian, waktu ibadah, jalur tawaf).
- Waspadai risiko seperti penipuan, kehilangan, over-stay visa.
Keputusan pemerintah meresmikan umrah mandiri tersebut merupakan bentuk penyesuai pemerintah Indonesia terhadap kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang telah lebih dahulu membuka izin umrah mandiri bagi jamaah dari berbagai negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....