Ternyata! Islandia Itu Negara Tanpa Nyamuk

  • 27 Okt 2025 15:55 WIB
  •  Mataram

KRBN. Mataram: Jika Indonesia dan negara-negara tropis memiliki berbagai macam satwa yang hidup bebas, maka berbeda dengan Islandia, sebuah negara kepulauan Nordik yang terletak di Samudra Atlantik Utara dikenal sebagai negara yang sepenuhnya bebas nyamuk. Dilansir dari sebuah artikel dalam worldatlas.com, negara yang memiliki penduduk yang sedikit ini merupakan rumah bagi 1300 jenis serangga namun tak ada nyamuk dalam daftar serangga tersebut.

Berbagai jenis nyamuk telah menjadi ancaman di hampir semua negara di dunia, negara-negara seperti Greenland, Skotlandia dan Denmark memiliki populasi nyamuk yang signifikan membuat ketidakhadiran nyamuk di Islandia menjadikannya sebagai subjek penelitian yang menarik.

Ketidakberadaan nyamuk di Islandia dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

1. Sedikitnya Air Tergenang

Dalam world.atlas dijelaskan bahwa nyamuk membutuhkan kolam dangkal yang berisi air yang tergenang untuk meletakkan telur-telurnya. Telur-telur tersebut kemudian menetas menjadi larva dan tahapan larva ini membutuhkan air tergenang dalam temperatur tertentu untuk periode waktu tertentu untuk memberi makan dan berkembang menjadi pupa.

Sementara itu, Pupa perlu menyelesaikan siklus tersebut dan melahirkan nyamuk dewasa pengisap darah. Di Islandia, genangan air ini tidak ada dalam jangka waktu yang cukup lama untuk mendukung siklus hidup nyamuk.

2. Temperatur Beku

Islandia adalah negara dengan temperatur yang sangat rendah yang bisa mencapai titik rendah hingga -38C dan membekukan air, membuatnya tidak memungkinkan untuk nyamuk dapat berkembang biak. Negara ini memiliki tiga situasi membeku dan mencair setiap tahun yang menciptakan kondisi yang tidak stabil untuk nyamuk bertahan.

Iklim samudra juga bervariasi dan tidak cocok untuk berbagai jenis hewan dan serangga lainnya. Dengan demikian, nyamuk tidak memiliki cukup waktu untuk menetaskan telur, memungkinkan larva berhibernasi dalam es dan kemudian menetas menjadi pupa yang akan berkembang menjadi nyamuk sebelum membeku.

3. Kondisi Yang Tak Ramah

Teori lain menunjukkan bahwa komposisi kimia pada air, tanah dan ekosistem general di Islandia tidak mendukung hidup nyamuk. Ini adalah penjelasan memungkinkan karena seiring dengan waktu nyamuk dapat terbawa ke Islandia oleh angin atau pesawat secara sengaja atau tanpa sengaja dan beradaptasi dengan iklim Islandia.

Saat ini, satu-satunya nyamuk yang ada di negara tersebut ada di sebuah laboratorium di Icelandic Institute of Natual History. Spesimen ini eksis di sebuah toples alkohol setelah ditangkap pada tahun 1980an oleh ahli biologi Universitas Islandia, Gilsi Mar Gislason dalam sebuah kabin pesawat Isandia.

Baca juga Wastra NTB yang Mendunia,Tampil di Istana Dalam Loka

Sinergi Budaya, Museum NTB dan Pemkab Sumbawa

Entomologist memprediksi bahwa nyamuk akan eksis di Islandia secara bertahan jika perubahan iklim terus terjadi. Pemanasan global yang telah terjadi secara bertahap meningkatkan temperatur yang membawa pada hilangnya kondisi yang tidak ditoleransi oleh nyamuk.

Lingkungan yang lebih hangat berarti nyamuk akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk bereproduksi. Situasi yang sama juga kemungkinan terjadi di wilayah-wilayah lain tanpa nyamuk seperti Prancis, Polinesia, Caledonia, Seychelles dan Antartika.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....