Mahasiswa UGM Bersihkan Jalur Rinjani Demi Kelestarian Alam
- 06 Agt 2025 14:20 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Aksi nyata peduli lingkungan dilakukan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada yang mengabdi di Sembalun, Lombok Timur. Mereka menggelar kerja bakti membersihkan jalur pendakian Gunung Rinjani pada Selasa (29/7) di jalur pendakian via Kandang Sapi, Desa Sajang, Lombok Timur, dengan melibatkan pemuda setempat. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WITA, diawali dengan titik kumpul di gerbang jalur pendakian, kemudian dilanjutkan menyusuri jalur menuju kawasan bawah pendakian yang kerap dilalui para pendaki.
Fokus utama aksi ini adalah mengumpulkan sampah plastik yang banyak berserakan di sepanjang jalur, masalah yang sering mencoreng keindahan kawasan wisata ini.
Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok yang terkenal dengan panorama indahnya, sehingga menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Jalur Sembalun menjadi favorit pendaki karena menawarkan pemandangan savana yang menakjubkan.
Namun, tingginya kunjungan sering meninggalkan dampak negatif berupa sampah, khususnya plastik yang sulit terurai. Sampah ini tidak hanya merusak pemandangan tetapi juga mengganggu ekosistem, mencemari tanah, bahkan mengancam keberlangsungan flora dan fauna di kawasan pegunungan.
Melihat kondisi tersebut, Tim KKN-PPM UGM berinisiatif mengajak masyarakat untuk ikut peduli dan menjaga kebersihan Rinjani agar tetap menjadi ikon wisata yang bersih dan lestari.
Koordinator Program Kerja Pemulihan Lingkungan KKN Sembalun Beralun, Naufal Ibra, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini bukan sekadar membersihkan jalur, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat dan pendaki tentang pentingnya menjaga lingkungan.
"Kami berharap ini menjadi langkah awal menuju wisata berkelanjutan yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat lokal melalui semangat gotong royong. Hal ini diakui oleh Aading, salah satu pemuda Desa Sajang, yang merasa kehadiran mahasiswa menjadi inspirasi.
"Kami termotivasi untuk lebih aktif berkontribusi membangun desa dan menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Kerja bakti ini tidak hanya dilakukan di jalur pendakian via Kandang Sapi, tetapi akan dilanjutkan ke beberapa titik lain di sekitar Desa Sajang. Dengan melibatkan masyarakat, Tim KKN berharap aksi ini mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap keindahan alam Rinjani. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil, seperti memungut sampah. Jika kesadaran ini tumbuh secara konsisten, Rinjani tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga simbol kepedulian bersama terhadap kelestarian alam. (Margareta Anugrah Paulina Samosir).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....