Sengketa Hak Asuh Anak Diduga Jadi Motif Pria Tembak Enam Orang di Shelter Jerman

  • 30 Jun 2026 11:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Polisi menduga sengketa hak asuh anak menjadi motif penembakan yang menewaskan enam pekerja di sebuah fasilitas perlindungan ibu dan anak di Kota Stade, Jerman bagian utara. Seorang pria berusia 45 tahun diduga melakukan penyerangan setelah datang ke lokasi untuk bertemu dengan pihak terkait.

Melansir Reuters, terduga pelaku diketahui memiliki janji di fasilitas tersebut pada Senin pagi, 29 Juni 2026. Beberapa jam setelah kedatangannya, pria itu diduga mengeluarkan senjata dan menembak sejumlah orang di dalam gedung.

Empat perempuan dan dua laki-laki yang menjadi korban merupakan pekerja di fasilitas tersebut. "Lima orang meninggal di tempat, sementara satu lagi meninggal saat dibawa ke rumah sakit," tulis Reuters dalam laporannya.

Penyidik kini masih mendalami hubungan antara pelaku, ibu bayi, dan korban yang berada di lokasi kejadian. Polisi belum mengungkap secara rinci bentuk sengketa hak asuh yang diduga menjadi pemicu penembakan.

Terduga pelaku, ibu bayi tersebut, dan seorang perempuan lain telah diamankan polisi. Ketiganya masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum penembakan berlangsung.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyatakan prihatin atas tragedi yang terjadi di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi perempuan dan anak. Ia menyebut kekerasan tersebut sebagai peristiwa yang mengejutkan.

Polisi memastikan tidak ada ancaman lanjutan bagi warga setelah area sekitar fasilitas diamankan. Aparat masih mengumpulkan bukti dan memeriksa lokasi untuk mengungkap motif pasti penyerangan.

Terduga pelaku diketahui tinggal di wilayah Hannover dan lahir di Jerman. Polisi menyebut pria tersebut memiliki latar belakang keturunan Turki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....