Museum NTB Terima Hibah Kain Langka dari Australia
- 19 Nov 2025 15:49 WIB
- Mataram
KBRN.MATARAM: Museum Negeri NTB kembali mencatat jejak sejarah penting dalam diplomasi budaya internasional. Dua koleksi langka yang diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun diserahkan kolektor benda bersejarah asal Australia pada Kepala Musuem Negeri NTB di Australia, tepatnya di kota Adelaide, Selasa, 19/11/2025 waktu setempat.
Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam, menerima hibah dua benda koleksi dari kolektor asal Australia, Michael Abbot dalam kunjungan diplomasi kerja sama internasional antara Museum Negeri NTB dengan Art Gallery of South Australia (AGSA).
"Kami menerima hibah 2 benda yaitu kain lombok pesujudan, dan tangkepan tentang obat-obatan" tutur Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam setelah menerimah hibah tersebut di kediaman kolektor Australia, Michael Abbot, di Adeliade, Australia dan disaksikan oleh Direktur Art Gallery of South Australia (AGSA) Jason Smith, kurator AGSA Russell Keit dan James Bennet, kurator Internasional Seni islam
Nuralam menambahka bahwa hal ini merupakan terobosan dalam pertukaran informasi terkait dengan kebudayaan serta peran museum dalam melakukan pendekatan dengan kolektor internasional yang berasal dari Australia. Selanjutnya Nuralam juga menuturkan bahwa penelitian lebih lanjut akan segera dilaksanakan sebagai follow up dari hibah dua benda bersejarah tersebut.

Kepala Museum Negeri NTB Ahmad Nuralam (Kemeja Abu), bersama tim, Kolektor Michael Abbot dan tim dari Art Gallery of South Australia (AGSA)
James Bennet, kurator Internasional Seni islam menilai langkah ini menjadi bukti kemampuan diplomasi kebudayaan NTB yang patut mendapatkan apresisasi
"Kain pesujudan ini sangat layak untuk dipamerkan di Museum NTB" ujarnya
Kerjasama internasional antara Museum NTB dan AGSA selanjutnya akan dilanjutkan dengan penyusunan buku sejarah kain yang disponsori Michae Abbot, serta seminar bersama pada bulan Juli 2026 di Australia dan Lombok.
Hibah ini menegaskan peran Museum NTB sebagai jembatan diplomasi ibudaya sekaligus memperkuat posisi NTB dalam percaturan budaya internsional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....