Sempat Mangkir, Mantan Presiden Korsel Penuhi Panggilan Jaksa
- 29 Jun 2025 15:38 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram: Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol hadir memenuhi panggilan jaksa khusus pada Sabtu (29/6), terkait dugaan upaya pemberlakuan darurat militer pada Desember 2024. Ini menjadi penampilan publik pertamanya setelah dimakzulkan April lalu.
Dilansir dari Reuters, Yoon datang tanpa memberi komentar kepada media. Tim kuasa hukumnya menyebut penyelidikan ini bermotif politik dan dirancang untuk mempermalukan klien mereka.
Kasus ini berawal dari rencana Yoon memberlakukan darurat militer di tengah krisis politik pada akhir tahun lalu. Tindakan itu mengejutkan publik di negara yang telah meninggalkan era pemerintahan militer sejak 1980-an.
Parlemen memakzulkan Yoon pada Maret, dan Mahkamah Konstitusi mengesahkan keputusan itu pada April. Ia dituduh menyalahgunakan kekuasaan dan melanggar prinsip-prinsip demokrasi.
Sebelumnya, jaksa sempat mengajukan permohonan penangkapan karena Yoon menolak dua kali panggilan pemeriksaan. Namun, permohonan itu ditolak pengadilan karena Yoon kemudian menyatakan kesediaannya untuk hadir.
Jaksa khusus yang ditunjuk awal Juni kini memimpin tim berisi lebih dari 200 penyidik. Mereka mengambil alih semua kasus yang berkaitan dengan mantan presiden tersebut.
Yoon juga sedang menjalani persidangan atas perannya dalam deklarasi darurat militer pada 3 Desember. Ia sempat ditahan pada Januari, namun dibebaskan setelah 52 hari karena alasan prosedural.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....