Ledakan Trafo di Afrika Tengah, 29 Siswa Tewas

  • 27 Jun 2025 16:20 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Sedikitnya 29 pelajar tewas dalam insiden tragis saat ujian akhir sekolah menengah atas di Republik Afrika Tengah. Kepanikan massal dipicu oleh ledakan trafo listrik di salah satu sekolah di ibu kota Bangui, Kamis (26/6/2025) siang waktu setempat.

Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa ribuan siswa sedang mengikuti hari kedua ujian baccalaureate (setingkat ujian kelulusan, red.) saat insiden terjadi.

“Dalam kepanikan, pengawas dan siswa mencoba melarikan diri, sebagian bahkan melompat dari lantai satu,” ujar pejabat kementerian dalam keterangan resmi yang dikutip SCMP.

Sebanyak 5.300 siswa hadir di sekolah tersebut saat ledakan berlangsung. Suasana panik menyebabkan saling dorong dan terinjak-injak, menewaskan puluhan orang dan melukai puluhan lainnya.

Para korban dievakuasi menggunakan ambulans, mobil bak terbuka, hingga ojek motor. Seorang sumber medis menyatakan rumah sakit kewalahan menerima korban yang terus berdatangan.

“Rumah sakit sampai tak bisa bergerak karena dipenuhi orang, bahkan menghambat kerja tenaga medis dan laju ambulans,” kata seorang pejabat di Kementerian Kesehatan.

Presiden Faustin Archange Touadera menyampaikan belasungkawa dari Brussel, Belgia, tempat ia menghadiri pertemuan aliansi vaksin Gavi. “Saya menyampaikan rasa duka yang dalam kepada keluarga korban dan seluruh komunitas pendidikan,” ujarnya lewat video di Facebook.

Pemerintah menetapkan tiga hari berkabung nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Pasukan penjaga perdamaian PBB dan aparat keamanan dikerahkan ke lokasi sekolah dan rumah sakit.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....